Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Bagaimana Nasib Barang Jemaah Haji yang Disita Saudi?

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 30 Juli 2018 10:55
Bagaimana Nasib Barang Jemaah Haji yang Disita Saudi?
Barang-barang itu disita karena jumlahnya dinilai melebihi ketentuan bea cukai Saudi.

Dream – Sejumlah barang bawaan jemaah calon haji Indonesia disita oleh petugas bea cukai Arab Saudi saat tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz. Barang-barang itu disita karena jumlahnya dinilai melebihi ketentuan bea cukai Saudi.

“ Bawa rokok terlalu banyak, obat telalu banyak, kemudian makanan terlalu banyak,” kata Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat, Minggu 29 Juli 2018.

Arsyad mencontohkan, bea cukai Saudi kerap menanyakan obat-obatan yang terlalu banyak. Bea cukai akan mengorek jenis dan fungsi obat-obatan itu.

“ Kalau bawa makanan (di Indonesia) dianggap biasa, kalau di sini akan dicek, ini apa? rasanya apa ya? mabuk atau tidak?” ujar dia.

Saat penyitaan, kata Arsyad, bea cukai Arab Saudi akan memberikan semacam tanda terima. Dari tanda terima itu, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan menjelaskan mengenai maksud membawa barang-barang itu.

“ Kalau kita bisa memberikan penjelasan, barang itu bisa dikembalikan,” ucap dia.

Meski begitu ada pengecualian terhadap barang-barang yang jumlahnya sudah ditetapkan. Misalnya, rokok. Jemaah haji harus merelakan barang itu disita.

“ Kecuali barang yang sudah melebihi kapasitas, misalnya harus bawa 200 batang rokok, ternyata lebih,” kata dia.

Agar penyitaan barang tak terjadi, Arsyad meminta jemaah haji gelombang ke dua yang datang untuk bekerja sama. “ Agar proses imigrasinya lancar,” ucap Arsyad.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More