Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sebanyak 6.616 jemaah haji Indonesia atau 16 kloter akan berangkat dari Madinah ke Mekah, Jumat 27 Juli 2018. Mereka menumpang 150 bus yang disediakan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Kepala Daerah Kerja Madinah, Muhammad Khanif, mengimbau jemaah yang akan berangkat untuk menyiapkan barang bawaan dan telah menggunakan ihram. Imbauan ini dikhususkan bagi jemaah yang akan berangkat usai sholat subuh.
" Jemaah yang setelah sholat subuh sudah berihram dan memasukkan barang ke dalam bus," ujar Khanif di Kantor Daker Madinah.
Khanif mangatakan, pihak penyelenggara haji di Arab Saudi telah membikin beberapa gelombang keberangkatan antara pukul 06.00 hingga 18.00 WAS.
" Muasasah sudah menetapkan keberangkatan pukul 07.00, 09.00, 14.00 pukul 16.00. Diharapkan jemaah dapat berangkat pada waktu yang ditetapkan," ujar dia.
Delapan jemaah wafat
Hingga berita ini dibuat, berdasar akte kematian yang ditandatangani petugas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Nia Soniawaty, jumlah jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci kini mencapai delapan orang.
“ Jemaah kedelapan yang wafat atas nama Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, tergabung Kloter JKS-6,” kata Nia.
Almarhum didiagnosis mengalami acute myocardial infarction atau serangan jantung. “ Meninggal di King Fahd Hospital pada Kamis (26 Juli 2018) pukul 09.35 WAS,” kata dia.
Sebelumnya, Katio Simanjutak, 59, warga Medan jemaah kloter MES-2 meninggal dunia di Madinah, Rabu, 25 Juli. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06 menjadi jemaah haji keenam asal Indonesia yang wafat di Tanah Suci.
Lima jemaah lainnya yang meninggal yaitu Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1; Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar; Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13, Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC; dan Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya