Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Tempat Wisata Di Arab Saudi (Shutterstock.com)
Dream – Kompleks Al Ula. Datang ke situs di kawasan Tabuk, Madinah, ini kita akan dibawa kembali ke zaman kuno. Reruntuhan rumah dinding bata berlapis tanah liat jadi saksi bisu rentetan sejarah penting bangsa Arab dan Islam.
Sekitar 2.000 tahun silam, sebelum terbentuknya bangsa Arab, Al Ula dihuni bangsa Lihyan. Orang-orang Lihyan, oleh penulis Romawi Kuno, Pliny Tua, atau Gaius Plinius Secundus, disebut sebagai bangsa Lechieni.
Setelah keruntuhan Petra –yang kini berlokasi di Yordania– pada 105 Masehi, orang-orang Lihyan menguasai kota penting warga Nabasia yaitu, al-Hijr atau kini dikenal sebagai Mada'in Shalih. Kota ini diketahui merupakan kota bangsa Tsamud.
Menurut catatan History of Arab, karya Philiph Khuri Hitti, ibu kota orang-orang Lihyan, Dedan, pernah menjadi koloni kaum Minea di jalur perdagangan yang membawa komoditas Yaman dan India ke pelabuhan Mediterania.

Jejak perdagangan itu langgeng. Pada sekitar 630 Masehi, Nabi Muhammad menggunakan jalur perdagangan itu untuk jalur perang menuju Tabuk.
Perang Tabuk merupakan perang terakhir Rasulullah SAW. Perang ini muncul karena kabar yang menyebut orang Romawi menghimpun kekuatan besar dengan dukungan Arab Nasrani dari suku Lakham dan Judzam.
Saat mempersiapkan perang, sebanyak 30 ribu bala tentara Muslim dan 10 ribu angkatan berkuda disiapkan.
Ketika sampai di Al Ula ini, pasukan Rasulullah sempat beristirahat. Ada dua catatan hadis yang menunjukkan peristiwa itu.

Hadis yang ditulis Ahmad menyebut, saat singgah di bekas rumah kaum Tsamud, para sahabat sempat meminta Rasulullah mengambil air dari sumur yang biasa dipergunakan kaum Tsamud untuk minum.
Air akan digunakan untuk mengolah makanan dan memasak daging. Serta merta Rasulullah memberi isntruksi agar mereka menumpahkan panci-pancinya, dan masakannya diberikan kepada unta-untanya. Nabi terus melanjutkan perjalanan hingga singgah di sebuah sumur yang pernah digunakan unta Nabi Sholeh minum.
Alasan Rasulullah melarang para sahabat mengambil air untuk minum yaitu kekhawatiran mendapatkan azab serupa yang didapatkan kaum Tsamud.
Dalam Alquran dijelaskan bagaimana kebinasaan bangsa Tsamud karena mengingkari mukjizat Allah yang diturunkan ke Nabi Sholeh. Azab berupa guntur dan petir itu membuat warga Tsamud yang tak beriman tewas di dalam rumah, istana, dan di jalanan.
Sayangnya, kisah peninggalan kota tua Al Ula itu kini sedang ditutup. Tim Media Center Haji (MCH) yang sempat mengambil selintas peninggalan bersejarah itu sempat mendapat hadangan dari tentara.
Para tentara itu menyebut tindakan memotret situs kuno itu sebagai tindakan terlarang. Tim MCH sempat dihadang kembali melanjutkan berkendara. Mobil coaster Toyota kami dihadang selama kurang lebih 15 menit dan akhirnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
Bangunan di kota tua Al Ula terakhir kali digunakan sebagai tempat tinggal pada 1983. Warga setempat, Khaled Abdullah menyebut penutupan Al Ula karena menyambut proyek Vision Saudi 2020.
" Dua tahun lagi kemungkinan akan dibuka," ujar Khaled, Selasa, 11 September 2018.
Laporan Maulana Kautsar dari Tanah Suci
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya