Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Jemaah Haji Indonesia Gelombang Kedua Tiba di Jeddah 30 Juli

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 24 Juli 2018 12:20
Jemaah Haji Indonesia Gelombang Kedua Tiba di Jeddah 30 Juli
Para jemaah akan mendapatkan makan sekali ketika tiba di bandara.

Dream – Jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan tiba di Jeddah, Arab Saudi pada Senin, 30 Juli 2018. Saat tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, jemaah haji disuguhi makanan yang disediakan dua perusahaan katering, Fahad Esam Bobsait dan Al Musbah.

Kepala Sektor Bandara, Arsyad Hidayat, memastikan kesiapan katering untuk menyambut kedatangan jemaah. Dia menjamin makanan diolah dengan sangat higienis.

" Peralatannya cukup modern. Ada enam penggorengan besar khusus melayani katering Indonesia," kata Arsyad saat berada di dapur katering Al Musbah, Senin, 23 Juli 2018.

Saat mengunjungi dua perusahaan itu, Arsyad memeriksa seluruh peralatan masak, bahan baku, tempat penyimpanan, dan tempat pengepakkan. Arsyad juga menanyakan juru masak Al Musbah soal teknik pengolahan, pengemasan, dan distribusi menu.

" Mereka menyediakan 12 juru masak asli Indonesia yang dibagi dalam dua shift," kata dia.

Arsyad menjelaskan untuk proses penggorengan ayam, pihak katering berkomitmen menggunakan minyak goreng maksimal lima kali. Kapasitas penggorengan mencapai 300 porsi ayam sekali masak.

Dapur Al Musbah didesain dengan alat-alat masak cukup canggih dan bersih. Tampak penggorengan modern dilengkapi pengatur waktu 12 skala berjajar di meja. Salah satu juru masak juga selalu mengukur suhu minyak tetap optimal agar hasilnya bagus.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

1 dari 1 halaman

Begini Menunya

Begini Menunya © Dream

Setiap satu paket menu berisi nasi 400 gram, sayur, ayam goreng, apel, puding, dan 2 botol air mineral berukuran 330 mililiter.

Menu juga dilengkapi dengan saus cabai, sendok, garpu, pisau plastik, tisu kering, dan tisu wangi.

Siang itu rombongan Daker Airport juga berkesempatan mencoba menu jemaah haji.

Arsyad menuturkan, rasa dan tekstur masakan cocok dengan citarasa Indonesia.

Pengemasannya juga akan langsung dimasukkan ke tempat khusus untuk menjaga kebersihan dan suhu makanan. Selain untuk jemaah, setiap harinya katering juga harus mengirimkan sampel ke Daker.

Dapur Al Musbah menyediakan mobil golf yang telah dimodifikasi. Di bagian belakang dibuat bak baja layaknya mobil pick up. Sekali jalan, mobil ini mampu mengangkut menu untuk jemaah dua kloter.

Beri Komentar