Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Jemaah Haji Lanjut Usia (Foto: Liputan6.com)
Dream - Jemaah haji diminta untuk waspada terhadap suhu di Mekah yang mencapai 53 derajat Celcius. Kondisi ini karena jemaah haji lanjut usia (lansia) memiliki kerentanan tinggi terhadap perubahan lingkungan.
Kerentanan akan semakin tinggi bagi jemaah yang memiliki penyakit yang menyertainya. Ini akan meningkatkan stres bagi jemaah tersebut.
Sejak 17 Juli 2018 ada 17 pasien psikiatri yang dirawat. Tujuh diantara pasien itu telah kembali ke pemondokan. Hal tersebut diungkapkan Miftakhul Huda, dokter spesialis penyakit kejiwaan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
Sementara itu, 4 pasien dievakuasi ke Mekah. Jenis kelamin yang paling banyak dirawat adalah laki laki. Jemaah yang masih dirawat pada hari Sabtu, 28 Juli 2018, sebanyak 6 pasien.
Pasien psikiatri sebagian besar berumur di atas 60 tahun. Dia menyebut, para lansia ini tidak mudah untuk beradaptasi dan belajar hal-hal baru.
“ Kita tidak dapat mengatakan pasien itu demensia sebelum diperiksa. Bisa saja dia ke sini karena gangguan adaptasi atau culture shock syndrome. Perbedaan antara kondisi di Indonesia dengan kondisi di sini. Mereka ke sini bertemu dengan kebiasaan dan budaya yang berbeda,” kata Huda.
Kasus psikiatri, menurut Huda, umumnya dipicu kondisi sosial dan lingkungan yang sangat berbeda antara Arab Saudi dan Indonesia. Banyak jemaah haji harus beradaptasi dengan lingkungan dan kondisi sosial yang baru.
“ Mereka sulit mengenali. Susah mengingat pintu-pintu yang sama. Apalagi mengingat pintu keluar di masjid nomor berapa. Mereka seringkali lupa dan bingung,” ujar dia.
Selain itu dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan jemaah haji mengalami perubahan tingkah laku. Seandainya jemaah mengalami gangguan psikiatri berat, maka dapat dipastikan jemaah haji akan dibadalkan.
Agar kondisi ini tak terjadi pada jemaah, mereka harus tetap tenang dan mengontrol emosi ketika sampai di Tanah Suci.
“ Tidak usah khawatir, yang penting jangan terpisah dari rombongan. Kalau ada masalah kesehatan di sini bisa tanya petugas karena kita ada di sekitar Nabawi,” ujar Huda.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan