Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Jemaah Haji Indonesia (Kementerian Agama)
Dream - Kementerian Agama mengapresiasi jemaah calon haji dari kloter SOC-44 Solo. Apresiasi itu diberikan karena rombongan ini menaati imbauan untuk berihram sejak dari Tanah Air. Saat tiba di Bandara Jeddah, seluruh jemaah dalam kloter ini memang mengenakan kain ihram.
“ Bukan tanpa sebab, apresiasi ini diberikan atas kepatuhannya menjalankan imbauan agar jemaah haji berihram sejak dari embarkasi,” demikian apresiasi Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat, yang disampaikan melalui Kasi MCH, Abdul Basyir, dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu 1 Agustus 2018.
Para jemaah calon haji Indonesia yang berangkat dalam gelombang ke dua memang diimbau untuk berihram sejak di tanah air. Sehingga bisa mempercepat proses pemberangkatan dari bandara kedatangan ke Mekah. Hingga Selasa kemarin, rombongan jemaah asal Solo itu menjadi satu-satunya yang seluruh anggotanya sudah berihram saat mendarat di Jeddah.
“ Seperti SOC-44 yang tiba di Bandara Jeddah pada Senin 30 Juli pukul 18.30 WAS, sebanyak 165 jemaah laki-laki Embarkasi Solo tampak seluruhnya telah berpakaian ihram,” terang Basyir.
Sebanyak 195 jemaah perempuan, tambahnya, juga sudah siap dengan pakaian muslimah berwarna putih. Saat keluar bandara melalui Gate B terminal haji Bandara Jeddah, jemaah bisa langsung memasuki bus.
“ Mereka kemudian langsung membaca niat ihram sebelum bertolak ke Mekah untuk melaksanakan umrah,” tandas Basyir lagi.
Pantauan di lapangan hingga Selasa sore, 31 Juli 2018, jemaah asal Solo memang paling konsisten, seperti terakhir SOC-46 yang tiba Selasa siang juga seluruhnya telah berihram. Sayangnya, yang dilakukan jemaah kloter tersebut belum sepenuhnya dicontoh jemaah kloter lain.
“ Bukan hanya sebagian yang tidak berihram dalam satu kloter, bahkan beberapa kloter yang tiba tampak masih berbatik haji,” tambah Basyir.
Panitia haji Indonesia terus mengimbau para jemaah yang belum berangkat untuk berihram di embarkasi. Sehingga mempercepat proses pemberangkatan dari bandara kedatangan ke Mekah.
“ Dimohon kepada seluruh Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota mengimbau kepada seluruh jemaah gelombang II untuk dapat melakukan mandi sunah ihram dan menggunakan kain ihram di embarkasi keberangkatan,” tegas Direktur Pembinaan Haji, Khoirizi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
