Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penjual Makanan Di Mekah (kemenag.go.id)
Dream - Jemaah calon haji asal Indonesia tak perlu khawatir bila ingin membeli makanan di Kota Mekah. Sebab, di Tanah Suci ada juga pedagang yang menjajakan makanan khas Indonesia.
Coba saja jalan-jalan ke depan Royyal Makkah Hotel. Di kawasan Sisyah. Di sana jemaah haji bisa menemukan penjual makanan asli Nusa Tenggara Barat. Dialah Baha. Wanita 32 tahun ini menjual berbagai menu khas Tanah Air.
“ Gorengan 1 SR perpotong, bakso 5 SR, aneka sayur termasuk urap 2 SR,” ujar Baha, dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu 1 Agustus 2018.
Pada Selasa 31 Juli 2018 pagi, lapak Baha dikerumuni jemaah calon haji asal Indonesia. Jemaah calon haji asal Palembang, Sumatera Selatan, juta terlihat meriung di depan Royyal Makkah Hotel itu.
Di sana, para jemaah calon haji Indonesia bisa memilih sejumlah menu khas nusantara. Mulai dari sayur asem, lodeh, nasi kuning, pecel, soto, bakso hingga gorengan tempe dan bakwan.
Dan, Baha mengaku telah menggelar lapak makanan itu sejak 2010. Kini dia sudah sukses dan mampu menggaji pegawai untuk membantu berjualan. “ Kini saya punya karyawan empat orang,” ungkap dia.
Baha telah mangkal sejak pukul empat subuh. Menurut dia, nasi kuning menjadi menu paling laris. Dan pagi itu, menu nasi berasa gurih itu telah ludes terjual. “ Sudah habis sejak pukul enam pagi.”
Para jemaagh calon haji pun merasa cocok dengan masakan Baha. Menurut mereka, masakan di lapak itu sesuai dengan lidah Indonesia. “ Enak banget dan enggak mahal,” kata jemaah calon haji yang mampir ke lapak Baha.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya