5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Farah/ Paling Kanan (merdeka.com)
Dream - Ana Farah Diba binti Musthofa Zen. Dialah jemaah haji termuda dari Embarkasi Surabaya tahun 2018. Warga Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, yang baru lulus SMU ini berangkat ke Tanah Suci pada usia 18 tahun.
Farah mengaku berangkat bersama keluarganya dan bergabung di kelompok terbang (kloter) 61 Surabaya. Dia sangat bersyukur bisa menunaikan rukun Islam ke lima.
“ Alhamdulillah, senang banget bisa berangkat haji di usia termuda,” kata Farah dikutip dari merdeka.com, Selasa 7 Agustus 2018.
Dara yang sudah mendaftar ke salah satu perguruan tinggi negeri di Malang ini sebenarnya sudah harus masuk kampus. Namun dia menundanya karena harus berangkat ke Tanah Suci. " Jadi tidak ikut Ospek (Orietasi Studi dan Pengenalan Kampus)," ucapnya sambil tersipu.
Di Tanah Suci, anak terakhir pasangan Musthofa Zen dan Khoirun Nisa hanya meminta menjadi haji yang mabrur. Dia hanya tersenyum saat ditanya apakah akan berdoa meminta jodoh. " Haji mabrur aja," tegas dia.
Sementara ibunda Farah, Khoirun Nisa, mengaku, sebenarnya, pada 2010 dia dan suaminya tidak mendaftarkan Farah ikut haji. Sebab saat itu Farah baru kelas V SD, dan masih berumur 10 tahun.
Sehingga, hanya mendaftar untuk tiga orang saja, selain bersama suami, Koirun Nisa juga mendaftarkan kakak farah, Thoriq Faidah. " Saya tanya Kemenag, boleh tidak anak terakhir saya didaftarkan juga. Ternyata boleh. Karena daftar tunggu hajinya masih delapan tahun lagi. Ya sudah saya daftarkan sekalian," kenangnya.
Sehingga, mereka berangkat ke Tanah Suci berempat di tahun 2018 ini. " Saya, suami saya, anak nomor tiga, dan Farah anak terakhir saya. Kalau dua kakaknya sudah (berhaji)," tandas Nisa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?