Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Ojek Haji Di Pamekasan (beritajatim.com)
Dream - Jemaah haji Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, tidak perlu kesulitan jika ingin menuju titik kumpul di Masjid Agung Asy Syuhada. Mereka dapat memanfaatkan layanan ojek gratis.
Ojek ini sengaja disiapkan oleh Polres Pamekasan bersama Kodim 0826 Pamekasan khusus untuk jemaah haji yang datang di titik luar kawasan monumen Arek Lancor di pusat kota Pamekasan. Sebab, jalanan menuju monumen tersebut tidak bisa dilewati kendaraan baik pribadi maupun umum.
" Layanan ojek ini kita lakukan khusus bagi CJH (calon jemaah haji) yang kurang sehat, yang sudah usia lanjut, atau yang titik parkirnya cukup jauh dari titik pemberangkatan," ujar Kanir Dikyasa Polres Pamekasa, Ipda Sri Sugiarto, dikutip dari beritajatim.com, Jumat 20 Juli 2018.
Sugiarto mengatakan layanan ojek ini disiapkan di sejumlah titik di sekitar Alun-alun Kota Pamekasan. Jemaah haji mudah menemukan layanan ini.
" Petugas layanan ojek tersebar di semua titik parkir, mulai dari arah Jalan Agus Salim, Jalan Diponegoro, Jalan Jokotole, atau di Jalan Trunojoyo," kata dia.
Pengendara ojek ini adalah para polisi dan tentara. Mereka siap mengantarkan jemaah hingga titik keberangkatan.
" Pengendara layanan ojek ini terdiri dari personil Polwan yang khusus mengantar jemaah perempuan, serta polisi laki-laki dari Polres Pamekasan dan Kodim Pamekasan," ucap Sugiarto.
Total jemaah haji dari Kabupaten Pamekasan tahun ini adalah 885 orang. Tetapi, empat di antaranya gagal berangkat. Tiga jemaah meninggal dunia dan satu jemaah sedang hamil.
Sumber: beritajatim.com
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya