6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jamaah Haji Indonesia (Kementerian Agama)
Dream - Kedatangan gelombang kedua jemaah haji Indonesia di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, kian padat. Hingga Jumat, 3 Agustus 2018 malam, sejumlah kloter dalam waktu yang hampir bersamaan.
Berdasarkan pantauan Tim MCH, kedatangan kloter SOC-56 hampir bersamaan dengan kloter SUB-47. Kloter dari Embarkasi Solo mendarat pukul 10.30 WAS sementara kedatangan Embarkasi Surabaya hanya berselang delapan menit, 10.38 WAS.
Kesibukan tak berhenti. Pukul 11.06 WAS, kloter JKS-65 tiba. Selang, 20 menit kloter SUB-48 tiba.

Kesibukan itu berlanjut, kloter UPG-20 tiba pukul 12.30 WAS. Sementara kloter SOC-57 mendarat pukul 14.21 WAS.
“ Banyak petugas yang belum makan siang ini,” kata Iwan, salah satu pelaksana tugas di Daker Bandara PPIH Arab Saudi, saat itu.
Begitupun, Kloter 38 Jakarta-Pondok Gede sudah merapat untuk mendarat Pukul 15.30 waktu setempat.
Masing-masing kloter keluar melalui gerbang yang berbeda-beda. Pemandangan petugas haji Indonesia yang bergerak kesana kemari jadi jamak.

“ Ini belum puncaknya meski kedatangan kloter-kloter sudah mulai di waktu yang hampir bersamaan,” kata Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat mengomentari situasi tersebut.
Arsyad mengatakan, menjelang akhir kedatangan pada 15 Agustus nanti, kepadatan akan semakin merepotkan.
Kondisi itu menyebabkan, kata dia, mau tak mau akan memecah konsentrasi para petugas di Bandara KAIA Jeddah.
Belum lagi ada tekanan dari pihak Kementerian Haji Arab Saudi untuk melekaskan pendorongan jamaah ke bus untuk berangkat ke Mekah.
Kesibukan pada hari itu, kata Arsyad, terbantu banyaknya jamaah yang sudah mulai tertib mengenakan pakaian ihram dari Tanah Air.
" Ini sangat membantu petugas kita juga petugas Arab Saudi,” kata dia.
Sebab itu, ia mengimbau masing-masing embarkasi di Tanah Air untuk mematuhi seruan tersebut.
Hingga hari sembilan belas sejak kedatangan kali pertama jemaah haji di Tanah Suci, sebanyak 303 kloter atau 121.847 jemaah telah tiba.
Demikian informasi dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja Bandara yang diterima Media Center Haji (MCH), Sabtu, 4 Agustus pukul 07.30 WAS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
