5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Petugas Haji Di Sektor Khusus Masjidil Haram (kemenag.go.id)
Dream - Jemaah calon haji Indonesia sering lupa jalan pulang setelah beribadah di Masjidil Haram. Maklum, banyak pintu masuk ke masjid yang terletak di Kota Mekah tersebut.
Namun jemaah tak usah khawatir. Sebab ada petugas sektor khusus (seksus) yang siap membantu para jemaah yang tersasar. Seksus merupakan salah satu sektor yang menjadi yang menjadi perhatian saat fase jemaah tinggal di Mekah.
Di sektor itu telah disiapkan 17 petugas. Mereka siap membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi jemaah calon haji saat bingung memasuki atau keluar dari Masjidil Haram.
Menurut Slamet Budiono, Kepala Seksus Masjidil Haram, sektor khusus ini bekerja aktif di Masjidil Haram mulai Kamis 26 Juli 2018 pukul 00.00 waktu setempat. Petugas seksus menggunakan sistem kerja dua shift, yakni Pukul 09.00-21.00 dan 21.00-09.00 WAS.
Ada empat pos sektor khusus ini. Pertama pos marwah, ke dua pos thawaf di lantai dasar, lantai satu dan dua, ke tiga pos di King Abdul Aziz Gate. “ Dan ke empat pos di lantai 3 Tower Zam-zam,” tambah Slamet, dikutip dari laman kemenag.go.id, Selasa 24 Juni 2018.
Pengalaman tahun lalu, kata Slamet, jemaah yang berada di Masjidil Haram agak kebingungan saat keluar dari masjid. “ Kami harap kepada seluruh petugas jika menemukan jemaah kebingungan bisa diserahkan ke kami,” ungkapnya.
Bila jemaah yang tersesat itu belum thawaf atau sa’i, maka akan dibantu menyelesaikan kedua ibadah tersebut.
Slamet juga meminta jemaah agar tidak membawa uang dalam jumlah besar saat meninggalkan hotel. “ Hal ini tentu merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi yang tidak kita inginkan,” pesan Slamet.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?