Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
(Foto: Youtube)
Dream - Masker jenis peel-off berwarna hitam sedang marak beredar di kalangan beauty bloggers. Masker ini memiliki warna hitam karena mengandung charcoal atau arang di dalamnya.
Walaupun diklaim sangat ampuh untuk mencabut komedo dan membersihkan pori-pori, masker ini sangat sakit ketika dilepaskan. Sama halnya dengan pore pack, masker jenis peel-off memang mengaharuskan penggunanya untuk mengelupas masker ketika sudah mengering.
Namun menurut laporan Metro, rupanya tindakan tersebut dapat melukai kulit wajahmu.

Seorang pakar estetika, Andy Milliward dari British Association of Beauty Therapy and Cosmetology menemukan fakta bahwa produk kecantikan tersebut sangat berbahaya.
" Benda tersebut bersifat seperti lem yang menempel dengan kuat. Ketika dilepaskan, masker dapat mengelupas sel stratum croneum pada permukaan kulit wajah, termasuk dengan rambut-rambut halus," ia menuturkan.
Itulah mengapa, wajah akan terasa sangat halus setelah memakai masker. Padahal, sebenarnya kamu telah mengelupas lapisan kulit paling atas dari wajahmu.

Sejumlah minyak alami wajah juga hilang akibat proses pengelupasan masker. Minyak alami seharusnya ada pada wajah untuk melindungi dari mikro organisme berbahaya.
Komedo yang kamu lihat pada sisa masker sesungguhnya bukan merupakan komedo yang tercabut. Sebagian besar partikel kecil tersebut merupakan sebaceous filaments yang mampu melindungi wajah dari bakteri berbahaya.
Kulit akan menjadi rentan terhadap banyak ancaman selama beberapa minggu. Pasalnya, wajah baru bisa memperbarui lapisan kulit selama 30 hari.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari