Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
(Foto: Shutterstock)
Dream - Selain olahraga, produk diet menjadi alah satu solusi melangsingkan tubuh. Tapi, sebaiknya jeli dalam memilih produk pelangsing.
Asal dalam membeli obat-obatan seperti ini dapat berakibat fatal. Bukan berat badan ideal yang didapat, tapi malah bisa memicu timbulnya jerawat.
Dilansir dari Allure, protein whey yang merupakan bahan utama pembuat produk diet dapat memicu jerawat. Protein jenis ini merupakan senyawa yang tertinggal selama proses pengendapan susu. Selain whey, susu juga memiliki kandungan casein.
Menurut Vanessa Rissetto, seorang pakar diet dan nutrisionis dari New Jersey, kedua protein tersebut memang berperan penting dalam menurunkan berat badan dan kadar kolestrol. Namun, konsumsi whey dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan jerawat.

Salah satu percobaan yang dilakukan di Beverly Hills, California, melibatkan beberapa atlet yang rutin mengonsumsi protein whey sebagai upaya pembentukan otot.
Sejumlah 50 persen responden memang telah memiliki jerawat pada awal penelitian, namun jumlah tersebut meningkat menjadi 100 persen di akhir penelitian. Artinya, seluruh responden mengalami jerawat pada kulit mereka.
Studi berikutnya yang dilaksanakan di Brazil memperkuat dugaan tersebut. Sebanyak 22 dari 30 atlet yang mengonsumsi protein whey mengalami peningkatan jumlah jerawat.

" Alasan lain mengapa bahan makanan berbasis susu seringkali dapat memicu jerawat adalah karena produk tersebut dapat meningkatkan kadar insulin yang memicu produksi minyak. Terlalu banyak produksi minyak tentunya akan menyebabkan jerawat," Vanessa menuturkan.
Walaupun produk diet tidak menyebabkan jerawat pada sebagian orang lainnya, namun ada baiknya untuk tidak mengonsumsi produk diet dalam dosis tinggi. Bagi kamu yang sensitif terhadap jerawat, sebaiknya ganti produk diet dengan produk alami seperti sayur dan buah-buahan.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa