Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
(Foto: Instagram Warnatasku)
Dream - Perkembangan modest fashion tak hanya menampilkan fashion kekinian bergaya street style. Seiring dengan pesatnya industri busana muslim, para desainer ditantang untuk bisa mengolah kain etnik tampil lebih menarik.
Tak hanya dalam bentuk baju, kekayaan kain tradisional berupa tenun juga sangat bagus dijadikan bahan dasar pembuatan aksesoris, tas hingga sepatu.
Warnatasku menjadi salah satu brand tas yang gabung memeriahkan Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2018. Diungkapkan sang CEO, Yudha Pratomo akan memboyong 80 tas yang menerapkan konsep sustainable & ethical.

Untuk tahun ini, Yudha tertarik mengangkat tenun ikat dari Maumere ke dalam sentuhan tas yang indah. Dikombinasikan dengan berbagai warna yang didominasi tone gelap dan netral.
" Kami memang membawa Maumere untuk kami kedepankan, baik di dalam negeri maupun diluar negeri," ujarnya di Aston at Kuningan Suites, Kamis, 22 Maret 2018.

Masih menggunakan material tenun yang sama dengan tahun lalu, Yudha beralasan ingin lebih menonjolkan motif dari tenun tersebut.
" Konsep yang nanti ditampilkan memang berbeda dari tahun lalu. Dari besar tasnya pun beda. Dari segi fungsinya pun beda. Gimana caranya, si kain tenun ini lebih terekspos dibandingkan material pendukung," katanya.

Dituangkan dalam bentuk tas seperti handbag, clutch, tote dan sling bag. akan diwarnai dengan warna dasar yang didominasi warna gelap dan netral.
" Untuk saat ini, kita pake warna warna dasar. Seperti coklat, biru, jadi nggak terlalu cerah. Ada pun yang cerah, itu kita pake warna pink tapi tidak banyak juga," ungkap Yudha.

Tak sendiri, koleksi yang dipersiapkan bersama sang istri sejak Januari ini merupakan kolaborasi dengan beberapa desainer seperti Fitri Aulia dan Khanaan yang akan ditampilkan 19-22 April 2018.
" Jadi, kita ada 2 slot fashion show. Di salah satu fashion show-nya akan ada special performance. Jadi, pada datang, ya," tuturnya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari