AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
(Foto: Instagram Dior)
Dream - Fashion hijab kian mendapat apresiasi pecinta mode dunia. Setelah Gucci membawa hijab di panggung Milan Fashion Week, kini giliran Dior yang menunjukan karyanya.
Brand terkemuka di Perancis itu memamerkan hijab di panggung Paris Fashion Week Autumn Winter 2018. Setidaknya ada 5 model yang berjalan mengenakan penutup kepala.
Model membuka pertunjukan dengan sweater bertuliskan " C'est non non non et non" yang berarti " It's no no no and no" . Ia juga mengenakan hijab yang dipadu dengan baseball cap.

Bagian bawah memberi kesan tomboi dengan sepatu boots dan cropped pants. Kostum itu menggambarkan semangat pemuda yang membara di Paris pada tahun 1968, serta gerakan feminis yang baru saja lahir saat itu.
Model berhijab dengan long blazer berwarna silver juga tak kalah menarik. Gayanya sangat eksentrik, dilengkapi dengan bawahan motif geometris serta kacamata kuning. Lagi, Dior memadukan hijab hitam dengan baseball cap.

Ada pula kostum army yang menampilkan model berbalut trench coat. Busana dihiasi dengan aksen bordir bunga, sehingga masih menampilkan sisi feminin wanita.
Belum diketahui motif Dior dalam membawa hijab. Namun yang pasti, Maria Grazia, Creative Director Dior tak segan menyuarakan emansipasi wanita.

Pertunjukan kali ini mengusung konsep feminisme era 1960. Digelar di Musée Rodin, Dior menyulap bagian eksterior dengan nuansa feminisme. Ada banyak poster berisikan slogan serta aksi protes dari para wanita.
" Dalam rangka melihat kembali peristiwa satu setengah abad yang lalu dimana aksi revolusioner menjadi kekuatan dan energi untuk generasi yang akan datang. Maria Grazia mengukir kembali era tersebut untuk mengingatkan kita akan masa-masa sulit waktu itu," tulis Dior di akun Instagram seperti dilansir dari Pinkvilla.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli