Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Sumber Foto: Dokumentasi Jawhara Syari)
Busana syari yang satu ini dijamin akan membuat penampilan para hijabers berbeda dari biasanya.
Dream - Tren busana syari berkembang semakin menarik. Tak hanya dari sisi pemilihan warna dan material saja, namun cutting yang makin variatif membuat hijabers tampil lebih fashionable.
Salah satunya dipersembahkan Jawhara Syari, yang mengusung nuansa bohemian dalam koleksi Ramadan. Sebanyak 11 articles dirilis dengan kekuatan pattern boho chic yang menarik.
Tema bohemian sengaja dipilih untuk melambangkan kebebasan para Muslimah dalam berbusana. Dituangkan dalam siluet loose, tanpa mengenyampikan kepribadian para pemakaianya.

Sumber Foto: Dokumen Jawhara Syari
Sang desainer, Chynthia Mahendra sengaja memilih bahan seperti ceruty baby doll. Kemudian, diolah dengan teknik printing, yang menonjolkan nuansa bold seperti permainan warna hijau, navy dan coklat.
"Bohemian merupakan suatu kelompok yang tertarik dengan seni atau bisa diartikan kebebasan dan dekat dengan alam. Sebab itu saya ingin busana syari juga tak monoton dan menakutkan," ujar Chynthia dikutip Dream dari Liputan6.com.

Sumber Foto: Dokumentasi Jawhara Syari
Nuansa bohemian makin terasa dengan permainan ornamen berupa renda, yang diaplikasikan dalam setiap detail busana. Tak hanya itu saja, karena taburan payet dan kristal swarovski menjadi perpaduan yang menarik. Menciptakan kesan berbeda, dengan sentuhan sedikit mewah di dalamnya.
Menariknya lagi, koleksi bohemian ini hanya tersedia dalam jumlah terbatas. Untuk koleksi premium dibandrol dengan kisaran harga Rp2-3 juta. Sementara non payet dan kristal bisa didapat dengan harga Rp 1,5-2 juta.
Tertarik untuk mengoleksinya?
(Sumber: Liputan6.com/Novi Nadya)