AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
(Foto: Shutterstock)
Dream - Sudah melawati masa remaja, namun jerawat masih rutin menyapa? Sebagian wanita mengeluh jika jerawat datang tak pandang usia. Meski sudah berusia 30 tahun ke atas, namun bintik-bintik merah masih terus mengganggunya.
Jangan salah, jerawat tak cuma muncul di kala pubertas. Jerawat juga bisa menyerang ketika menginjak usia dewasa.
Tentunya hal itu akan sangat mengganggu. Apalagi, semakin tua akan dibarengi pula dengan garis penuaan. Hal itu tentu bisa menyebabkan seseorang makin stress, jika jika jerawat tak kunjung sembuh.
Belum lagi, ditambah dengan polusi dan beban pekerjaan, hormon stres akan semakin menyerang tubuh. Jangan panik dulu. Jerawat yang muncul di usia dewasa tetap dapat disembuhkan, kok. Dilansir dari Boldsky, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan!
1. Clay Mask

Masker jenis ini paling cocok digunakan untuk orang dewasa dengan keluhan jerawat. Pilih varian charcoal atau green tea. Charcoal bisa digunakan untuk deep cleansing dan mengatasi komedo. Sementara green tea bisa dicoba untuk kamu dengan minyak berlebih.
2. Jangan Dipencet

Memencet jerawat hanya akan membuatnya semakin parah. Selain itu, pembengkakan juga bisa menyebabkan jerawat menyebar di bagian lain. Noda hitam pun akan membekas akibat luka yang berlebihan.
3. Tea Tree Oil

Kamu bisa gunakan minyak ini untuk mengatasi jerawat. Namun hasilnya tidak diapatkan dengan instan, melainkan melalui proses yang rutin.
4. Obat

Terkadang, perawatan dari luar tidaklah cukup. Kunjungi dokter dermatologis jika benar-benar dibutuhkan. Mereka akan membantu untuk menemukan obat yang tepat sesuai dengan usia.
5. Eksfoliasi

Melakukan eksfoliasi akan membantu kulit untuk melepas sel yang telah mati. Dengan lapisan luar yang tersapu, lapisan bawah akan terpicu untuk berkembang dengan kulit baru. Pastikan untuk memakai toner seusai eksfoliasi guna menutup pori-pori yang telah terbuka sebelumnya.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli