Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
(Foto: Koleksi Hari Raya KAMI/ Instagram @kamiideaamalaysia)
Dream - Baru memasuki awal bulan puasa, namun berbagai rancangan koleksi Ramadan dan lebaran sudah mulai banyak ditawarkan di pasaran. Tahun ini diprediksi busana muslim akan dihadirkan dengan gaya makin bervariasi.
Tak hanya mengandalkan cutting yang unik, namun juga diperkuat dengan pattern dan warna lebih up to date. Bahkan, sejumlah desainer memprediksi jika Ramadan dan lebaran kali ini, akan diramaikan dengan modest wear lebih fleksibel.
Hal ini tentunya disambut gembira para hijabers, yang ingin mengoleksi pakaian untuk berbagai acara. Tak terbatas pada dress, kaftan atau tunik saja.

Sumber Foto: Instagram @kamiidea
Bedanya, jika tahun-tahun sebelumnya masih didominasi warna pastel, maka 2018 membawa tren pada nuansa bold.
" Menurutku, warna bold mulai disukai dan dipilih untuk busana muslim. Kemarin aku buat scarf dengan beberapa warna, tapi yang bold laku lebih dulu," ujar Nadya Karina, Creative Director KAMI di Ritz Carlton Pacific Place, Rabu, 16 Mei 2018.
Menurut Karin warna seperti merah dan kuning, menjdi pilihan yang paling diburu hijabers saat ini. " Biasanya, kuning dan merah banyak dicari. Tapi, warna soft tetap laku sekali," imbuhnya.
Di samping perubahan tren warna, gaya pun mulai berubah. Kalau dulu baju hanya sebatas perpaduan two piece atau one piece, kini layering mulai banyak dilakukan.
" Sedang banyak mix and match dan layering. Misalnya, atasan dan dress ditambah outer," imbuhnya.

Sumber Foto: Instagram @kamiidea
Menurutnya, layering menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menyamarkan siluet tubuhnya. Teknik pakaian bertumpuk, menjadi solusi simpel untuk tetap santun dalam gaya yang stylish.
" Kalau berhijab harus tertutup. Jadi, hijabers cari cara untuk bisa tertutup, tapi tetap gaya. Dan layering cukup membantu," katanya.
Lebih jauh Karin membagikan beberapa triks untuk melakukaan padupadan busana lebaran. Mix and match bisa dilakukan dengan kombinasi atasan longgar, dipadukan dengan loose outer berlengan pendek, dan celana baggy.
Selamat mencoba!
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol