Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Belajar Tidur Sendiri (Foto: Shutterstock)
Dream - Melatih anak untuk tidur sendiri bukanlah perkara yang mudah. Terutama dalam mengatur pola dan kebiasaan tidur yang tepat. Menurut sebuat penelitian, anak sudah mampu tidur sendiri ketika mereka berusia 2-3 tahun.
Pada umur ini, ego anak akan berkembang sehingga sudah waktunya mereka memiliki ruang pribadi sendiri. Dengan membiasakan anak tidur sendiri sama seperti melatih kemandiriannya.
Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua agar si kecil berani tidur di kamarnya.
1. Kamar yang nyaman
Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat si Kecil mau tidur di kamarnya adalah memastikan kamar tersebut nyaman. Tata kamar anak dengan apik sesuai dengan keinginannya. Memdesain kamar sesuai dengan impian anak akan membuatnya merasa punya ruang pribadi sendiri. Biarkan ia memilih warna atau tokoh idola kesukaannya.
2. Waktu tidur
Menerapkan waktu tidur sama dengan membangun kedisiplinan. Orangtua dapat menentukan waktu kapan anak harus masuk ke kamarnya. Sikap ini akan membuat mereka mengenal waktu tidur yang baik.
3. Pastikan perutnya kenyang
Perut lapar atau tak terisi penuh akan membuat anak rewel dan mudah terbangun di malam hari. Pastikan anak berada dalam perut yang kenyang sebelum memejamkan matanya.
4. Putar musik
Musik bisa membuat anak lebih mudah tertidur pulas. Menurut sebuah penelitian, musik memiliki efek menenangkan. Pilihlah musik dengan alunan lembut, instrumental ringan akan membuat anak mudah tertidur dan rileks.
Laporan Yasmine/ Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya