Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Tanggung Jawab Bisa Diajarkan Sejak Anak Masih Balita

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 11 Mei 2017 08:05
 Tanggung Jawab Bisa Diajarkan Sejak Anak Masih Balita
Untuk mengajarkannya, anak perlu contoh langsung yang dilihatnya sehari-hari.

Dream - Mengasuh buah hati berarti mengajarkannya nilai-nilai budi pekerti dan norma tanpa henti, yang tak mereka dapatkan di bangku sekolah. Salah satunya adalah tanggung jawab. Banyak orangtua yang beranggapan kalau tanggung jawab baru bisa dimengerti anak dan diajarkan ketika mereka memasuki usia sekolah.

Padahal ketika anak sudah bisa diajak berkomunikasi dan mengerti instruksi, berarti orangtua sudah bisa mengajarkannya bertanggung jawab. Tentu untuk mengajarkannya, anak perlu
contoh. Misalnya, menaruh piring bekas makan dan gelas minumnya di bak cuci piring.

" Contoh langsung adalah hal yang paling cepat dipahami anak. Kebiasaan sehari-hari kita selalu diperhatikan buah hati. Ketika Anda menaruh baju kotor di mana saja, anak akan menirunya.
Tetapi ketika baju kotor ditaruh di tempat cucian kotor, anak akan melihat dan memahaminya. Baju yang sudah dipakai dan kotor berarti memiliki tempat khusus," ujar Renata Albert,
seorang psikolog anak, seperti dikutip dari The Spruce.

Bisa diawali dengan memberi contoh bertanggung jawab pada keperluannya sendiri. Memilih pakaian, mengambil makanan dan hal lain terkait keperluan anak. Setelah itu, sering-sering
libatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga.

Mencuci piring, membersihkan makanan yang tumpah, menyiram tanaman serta pekerjaan ringan lainnya. Jika mereka mengerjakannya dengan tidak baik, bukan masalah. Hal utama adalah mengenalkannya kalau kebersihan dan kenyamanan rumah adalah tugas semua anggota keluarga.

" Jangan lupa berikan pujian jika anak ikut membantu dan turun tangan. Apalagi jika mereka mampu bertanggung jawab terkait kebutuhannya sendiri dengan baik. Dengan begitu anak jadi termotivasi," kata Albert.

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More