Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

3 Barang di Rumah yang Bisa Bikin Mood Berantakan

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 23 Mei 2017 18:04
3 Barang di Rumah yang Bisa Bikin Mood Berantakan
Ada barang yang tak pernah terpakai lagi, hanya teronggok di ruangan dan dipenuhi debu.

Dream - Suasana rumah yang berantakan pasti sangat tidak nyaman untuk ditinggali. Sudah mencoba membereskan tapi rumah terasa tetap tak nyaman dan membuat mood berantakan. Hal ini bisa jadi pertanda kalau ada brang-barang yang harus Anda buang.

Ada barang yang tak pernah terpakai lagi, hanya teronggok di ruangan dan dipenuhi debu. Tapi, Anda sangat sayang membuangnya karena punya alasan psikologis. Akhirnya barang
tersebut didiamkan saja bertahun-tahun tanpa disentuh.

Sebenarnya hal ini harus segera diatasi. Caranya adalah dengan langkah berani dengan benar-benar menyingkirkan barang yang tak lagi Anda butuhkan. Sediakan satu hari, untuk 'membuang' barang-barang berikut.

Barang-barang bayi
Anak-anak sudah semakin besar, tapi baju bayi, sepatu mungilnya hingga alat makannya masih Anda simpan. Hal ini karena mengingatkan Anda akan lucunya anak-anak saat masih kecil. Jika tak punya rencana untuk memiliki anak lagi, sebaiknya barang-barang bayi mereka 'disingkirkan'. Sortir dulu, untuk yang masih bisa dipakai bisa diberikan pada yang membutuhkan.

Kado yang tak disukai
Mendapat hadiah dari orang lain tapi Anda tak menyukainya, 'membuang' seakan tak menghormati tapi menyimpannya jadi tak terpakai dan mubazir. Hadiah diberikan orang lain tandanya ingin menyenangkan Anda. Untuk itu berpikirlah positif, Anda bisa menjual barang tersebut dan menggunakan uangnya untuk membeli barang favorit lain yang memang sudah Anda incar.

Buku lama dan tak lagi dibaca
Dulu Anda bisa membaca buku baru setiap hari, kini lebih mengandalkan gadget untuk mendowload e-book. Sangat praktis dan tak makan tempat. Lalu bagaimana koleksi ratusan buku lama yang tak pernah lagi dibaca?

Banyak sekali komunitas bacaan yang selalu membagikan buku-buku gratis pada anak-anak yang membutuhkan atau perpustakaan di pelosok. Daripada di rumah hanya berdebu, koleksi buku Anda akan jauh lebih bermanfaat jika dibaca orang lain, bukan?

 

Beri Komentar