Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tes Ovulasi (Foto: Internetof.club)
Dream - Sahabat Dream, sedang menjalani program kehamilan? Jika iya, maka mengetahui masa subur atau ovulasi adalah hal yang sangat penting. Dikutip dari Alo Dokter, ovulasi sendiri adalah proses ketika sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari ovarium ke tuba falopi untuk dibuahi.
Saat tahu masa subur, maka calon ayah dan ibu bisa melakukan hubungan intim, untuk meningkatkan kemungkinan hamil. Pasalnya, hanya ada waktu singkat di masa subur untuk 'mempertemukan' sel sperma dan sel telur yang sudah matang.
Ada tiga cara untuk mengetahui puncak masa subur, yaitu melalui tes ovulasi. Untuk tes ini, bisa menggunakan alat yang banyak dijual di pasaran. Bisa juga menganalisis suhu tubuh, ketahui detailnya.
1. Tes urine
Melakukan tes ini sangat mudah. Ada alat yang cukup dicelup ke urine. Saat masa subur, ada peningkatan hormon luteinizing (LH) di urine. Dari tes tersebut maka bisa dengan mudah diketahui jika level LH tinggi. Dokter merekomendasikan untuk berhubungan seksual 3 hari sebelum ovulasi, hingga 3 hari setelahnya. Pasalnya sel sperma bisa bertahan hingga 5 hari di serviks.
2. Suhu tubuh
Jika tak ada alat untuk tes, bisa juga dengan mencatat suhu tubuh atau basal body temperature (BBT). Suhu tubuh normal rata-rata perempuan yaitu, 36,1 derajat celcius hingga 36,4 derajat celcius. Saat sel telur matang dan di masa ovulasi suhu tubuh meningkat antara 36,4 derajat celcius hingga 37 derajat celcius.
3. Tes air liur
Ada juga alat tes air liur untuk mengetahui kondisi hormon saat ovulasi. Air liur diteteskan di wadah kaca kemudian dilihat melalui mikroskop.
Sumber: Alodokter/ Todays Parent
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya