Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Belajar Menabung
Dream - Tak pernah ada kata terlalu cepat untuk mengenalkan uang pada si kecil. Mungkin cara mengenalkannya saja yang harus disesuaikan dengan usianya. Dengan mengajarinya konsep uang lebih awal, tentunya anak akan lebih mengerti kalau butuh usaha untuk mendapatkannya.
Begitu juga ketika menginginkan sesuatu ia harus menunggu hingga ada uang yang cukup untuk membelinya. Bagaimana langkah awal untuk mengenalkan uang pada si kecil? Ada trik yang bisa diterapkan di rumah, silakah dicoba.
1. Simpan uang koin di celengan lucu
Taruh toples kaca atau celengan transparan yang bisa diisi koin yang ia dapatkan sehari-hari. Anda bisa memberinya uang jika ia melakukan sesuatu atau sebagai hadiah. Minta si kecil selalu memasukan koin.
Setiap hari ia akan melihat isinya bertambah. Ketika tahu isinya makin penuh, pasti anak akan lebih bersemangat mengisinya. Katakan padanya kalau sudah penuh, ia bisa membeli apapun yang diinginkannya.
2. Buat daftar keinginan sebelum belanja
Sambil menunggu celengan atau 'tabungannya' penuh, ajak si kecil membuat daftar keinginan. Misalnya ia ingin membeli mainan squishy dan membeli cokelat kesukaannya. Minta anak menuliskan tiga hal yang dinginkan dan kebutuhannya dengan uang tersebut. Lalu beri peringkat, benda apa yang paling ingin dia beli dan dibutuhkan. Hal ini untuk melatihnya membuat skala prioritas.
3. Ke mal tak harus belanja
Hal ini penting juga diajarkan, karena ada kalanya ke mal hanya untuk makan bersama atau membeli kebutuhan orang lain. Misalnya ketika Anda dan si kecil ke toko mainan untuk membeli barang sebagai hadiah sepupunya.
Jika si kecil juga minta dibelikan sebaiknya beri pengertian kalau Anda hanya bisa membelikan hadiah untuk sepupunya. Jika ada mainan yang diinginkannya bisa menggunakan uang tabungannya dan jika tak cukup harus menunggu hingga uangnya cukup. Tak boleh memaksa.
Sumber: Pure Wow
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya