Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Sakit Perut (Foto: Shutterstock)
Dream - Anak-anak, terutama di usia balita seringkali mengalami masalah pencernaan. Tentu saja hal ini tak bisa dibiarkan, karena bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangannya.
Pencernaan bermasalah berarti akan berdampak buruk pada penyerapan nutrisi. Padahal nutrisi yang optimal sangat dibutuhkan 'modal' tumbuh si kecil.
Untuk itu, dr Frieda Handayani, Sp.A(K), mengingatkan melalui akun Instagramnya agar para orangtua waspada terhadap masalah-masalah pencernaan pada anak berikut.
1. Konstipasi
" Penyebab konstipasi pada umumnya disebabkan karena kurangnya asupan serat pada makanan yang dikonsumsi anak. Selain itu, anak-anak juga memerlukan asupan cairan yang cukup," ungkap dr Frieda.
Jika anak tidak mendapatkan asupan serat dan asupan cairan yang cukup, anak akan mengalami sulit buang air besar (BAB). Pastikan kebutuhan cairan dan serat si kecil terpenuhi dengan baik
2. Gumoh
Bagi bayi usia di atas 6 bulan, gumoh atau refluks ini bisa disebabkan oleh katup antara esofagus atau saluran makanan ke lambung tidak tertutup dengan rapat (tidak/ belum menutup sempurna). Jika ini terjadi, dikhawatirkan makanan yang masuk ke lambung akan bisa naik lagi dan keluar melalui mulut. Konsultasikan dengan dokter jika gumoh terus terjadi saat usia anak memasuki usia 1 tahun.
3. Diare
Dipicu oleh paparan virus atau bakteri yang masuk dan menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan anak. Saluran pencernaan yang terganggu oleh kuman penyakit inilah yang menyebabkan diare. Kuman ini juga bisa menyebabkan anak mengalami demam.
Ada juga penyebab diare yang bukan karena infeksi/ kuman, hal ini terjadi jika ada nutrisi yang tidak dapat dicerna dengan sempurna.
Sumber: dr. Frieda
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya