Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Hormon memegang peranan penting pada pertumbuhan anak. Jika pertumbuhan seorang anak tidak optimal, penting untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk kondisi hormonnya.
Benjamin U. Nwosu, seorang ahli endokrinologi anak di Massachusetts, mengungkap ada beberapa gejala yang harus diwaspadai orangtua pada anak. Bisa jadi gejala-gejala berikut merupakan pertanda gangguan hormon pada anak. Berkonsultasi dengan dokter ahli endokrin bisa mendapat solusi yang tepat.
Bau badan
Munculnya bau badan pada si kecil biasanya disebabkan oleh aktivasi awal kelenjar adrenal yang tidak membutuhkan suatu perawatan. Konsultasikanlah kepada dokter agar buah hati tidak mengalami pubertas sebelum waktunya.
Tinggi atau pendek
Pertumbuhan seorang anak di tahun pertamanya berkisar 12 inci, lima inci selanjutnya di tahun kedua, dan dua hingga tiga inci setiap tahun sampai masa pubertas. Percepatan pertumbuhan merupakan hal normal, tapi jika buah hati semakin tinggi atau tingginya tidak bertambah sama sekali selama lebih dari 10 bulan, maka Anda harus berkonsultasi ke dokter untuk menguji hormon pertumbuhannya.
Kurus atau gemuk
Jika anak Anda berbadan kurus atau pemilih makanan, berikanlah multivitamin untuk mendorong nafsu makannya. Sementara bagi anak yang kelebihan berat badan, konsultasikanlah kepada dokter mengenai diet dan olahraga yang cocok.
Mudah haus dan sering buang air
Ketika seorang anak mengalami gejala-gejala di atas, tapi memiliki berat badan yang seimbang, maka bisa juga disebabkan oleh infeksi saluran kemih. Hal ini akan menyebabkan mereka mudah haus dan sering buang air.
Sumber: Parents
Laporan Dina Nazhifah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya