Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi
Dream - Anak-anak dan imajinasi sudah seperti dua hal yang tak bisa dipisahkan. Anak dengan imajinasi tinggi diketahui lebih cepat memecahkan masalah dan berani menghadapi tantangan.
Imajinasi adalah hal yang sangat penting bagi perkembangan emosi dan kogitif anak. Sebagai orangtua, banyak cara untuk membuat anak mengembangkan imajinasinya. Ingin tahu apa saja?
1. Memberi banyak buku
Membaca selain meningkatkan kecerdasan intelektual, dapat juga membantu mengembangkan imajinasi. Bahkan buku tanpa teks yang hanya dipenuhi dengan ilustrasi warna-warni. Bagi anak dengan imajinasi tinggi mereka bisa menciptakan plot atau alur cerita sendiri sesuai imajinasi mereka.
2. Mendongeng
Jika membaca buku masih menjadi sesuatu yang sulit dilakukan anak, orangtua dapat mendongeng. Bisa berdasarkan buku atau mengarang cerita sendiri. Mintalah anak membantu menyelesaikan cerita sesuai keinginannya. Dengan begitu anak akan memanfaatkan secara maksimal imajinasinya.
3. Menyanyi dan menari
Cara termudah mengembangkan imajinasi pada anak adalah dengan menyanyi dan menari. Lagu yang biasa didengarkan bisa diubah liriknya atau ciptakan gerakan-gerakan seru.
4. Membatasi pemakaian smartphone
Smartphone dan imajinasi ternyata menjadi dua hal yang sebaiknya tidak disatukan. The American Academy of Pediatrics menyarankan orangtua agar membatasi pemakaian smartphone untuk anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang.
5. Mengajak bermain peran
Selain membantu mengembangkan kemampuan verbal, sosial, bahkan emosi, bermain perana juga membantu anak menggunakan imajinasi mereka. Biarkan mereka menjadi pahlawan super, menjadi pohon atau apapun yang diinginkan. Akan sangat seru jika anak juga mengenakan kostum dan segala perlengkapannya.
Sumber: Baby Center
Laporan Nanda Febriani