Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Memiliki anak kedua biasanya kondisi Anda dan pasangan lebih siap. Pengalaman dengan anak pertama tentunya jadi modal penting untuk merencanakan kehamilan berikutnya.
Perasaan ragu atau bimbang mungkin akan muncul. Tapi jika ada tanda-tanda berikut bisa jadi kalau Anda dan pasangan sebenarnya sudah siap memiliki anggota baru lagi dalam keluarga. Apa saja tanda-tandanya?
1. Terobsesi dengan bayi orang lain
Melihat bayi orang lain dan Anda merasa sangat gemas dan rindu memiliki bayi lagi. Perasaan tersebut terus saja muncul. Bahkan Anda tidak segan 'meminjam' bayi kerabat untuk dibawa ke rumah dan main bersamanya.
2. Sistem dukungan yang mumpuni
Di rumah anak pertama sudah cukup besar. Ada pengasuh yang bisa dipekerjakan untuk membantu di rumah. Orangtua dan mertua pun selalu dengan senang hati dititipi cucu-cucunya. Pekerjaan Anda juga sedang tidak dalam target yang ketat.
3. Finansial dalam keadaan stabil
Cicilan rumah sudah selesai, begitu juga cicilan mobil. Ada dana sisa yang cukup besar dan bisa dialokasikan untuk 'anggota baru', mengapa tidak? Kondisi finansial yang stabil akan sangat mendukung tentunya.
4. Fisik dalam kondisi sehat
Kondisi fisik masih sangat prima, usia juga masih di bawah 40 tahun. Tingkat kesuburan Anda dan suami dalam kondisi baik. Hal ini pasti akan membuat kehamilan jadi lebih mudah terjadi. Jika Anda menggunakan pengontrol kehamilan dalam waktu lama, bisa konsultasikan dulu ke dokter.
5. Suami mendukung
Untuk hal ini tentunya sangat dibutuhkan. Jika suami mendukung dan juga sangat menginginkan anak kedua, pasti semuanya jadi lebih mudah.
Sumber: Pure Wow