Jumat, 23 Oktober 2026 Cari

Ajarkan Buah Hati Menggunakan Suara Lembut

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 20 Agustus 2018 08:10
Ajarkan Buah Hati Menggunakan Suara Lembut
Anak juga perlu diajarkan sopan-santun dan mengontrol suaranya.

Dream - Anak-anak terutama balita suka sekali berteriak. Apalagi saat mereka bermain dengan anak seusianya. Rasa girang dan gembira yang begitu tinggi membuatnya jadi sangat ekspresif.

Ada juga yang memang suka sekali berbicara dengan berteriak. Tentu pada kondisi tertentu hal ini dianggap tidak sopan. Anak juga perlu diajarkan sopan-santun dan mengontrol suaranya.

"Penting untuk mengajarkan si kecil untuk menggunakan suara lembut. Ada momen di mana mereka diperbolehkan teriak tapi ada saat-saat tertentu di mana anak harus menurunkan level suaranya," ujar Katherine Lee, seorang psikolog anak.

Orangtua tentunya harus mengajarkan anak untuk menggunakan suara yang lembut tapi jelas dan efektif. Terutama pada anak-anak yang suka sekali berteriak. Bagaimana caranya?

Contohkan terlebih dahulu. Gunakan suara yang jelas dan lembut sat berbicara dengannya. Jika memang jarak terlalu jauh, mendekat dan langsung berbicara dengan anak agar lebih jelas.

"Hal tersebut tentu lebih sopan dan lebih diterima. Jadi, cobalah kurangi berbicara dengan berteriak agar anak tak mengikutinya," ujar Lee.

Jika anak tetap berbicara dengan berteriak, jangan menanggapinya. Bisa didiamkan atau peringati dia untuk menggunakan suara lembut. Setelah anak menurunkan level suaranya, baru simak apa yang dibicarakannya.

"Biasanya ini tak berhasil jika dilakukan sekali, orangtua harus sabar kembali mengingatkan dan mencontohkan," ungkap Lee.

Dengan belajar mengontrol suara, sebenarnya anak juga belajar tata krama dan kesopanan. Beritahu juga pada si kecil area-area di mana tidak diperbolehkan berteriak, seperti di rumah sakit dan rumah ibadah.

Sumber: Verywell

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More