Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Alat Pemantau Bayi
Dream - Monitor atau chip pemantau kondisi bayi kini banyak diminati para orangtua. Fungsi utamanya memang memberi informasi soal kondisi bayi. Baik saat ia menangis atau ketika pernapasannya tidak normal.
Alat ini dianggap bisa mempermudah orangtua, terutama yang baru pertama kali punya anak untuk mengetahui kondisi bayi saat di dalam stroller, boks atau di ruangan lain. Dengan dihubungkan dengan gadget orangtua, kondisi bayi bisa diketahui dan dipantau kapan saja.
Tapi ternyata menurut penelitian yang dilakukan tim dari University of Pennsylvania, AS, alat tersebut hanya membuat orangtua khawatir dan ketakutan secara berlebihan. Penggunaan alat pun dianggap lebih banyak hal negatifnya daripada positifnya.
Alat ini bentuknya beragam, yang paling umum yang berbentuknya seperti gelang dan disematkan di tangan atau kaki bayi, ada juga yang berbentuk kaus kaki. Harganya pun cukup mahal.
Sebenarnya alat tersebut dirancang untuk menggantikan monitor bayi tradisional, yang hanya mengirimkan suara tangisan anak ke penerima radio.
" Alat pemantau ini menurut penelitian kami tak terbukti efektif menjaga keselamatan bayi, selain itu ada juga risiko tertelan atau melukai bayi," tulis tim peneliti.
Seorang dokter anak asal Inggris, dr. Christoper Bonafide, mengungkap kalau para produsen alat tersebut memang sangat agresif dalam mempromosikan alat tersebut. Menurutnya, penggunaan pemantau tersebut tidak penting.
" Setahu saya tidak ada bukti konkret dan ilmiah kalau penggunaan alat tersebut secara efektif memantau kesehatan bayi. Efek yang muncul hanya ketakutan dan kekhawatiran orangtua, padahal kondisi bayi baik-baik saja. Jika memang bayi mengalami masalah, cara paling tepat adalah membawanya ke rumah sakit," katanya.
Sumber: Daily Mail
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia