Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sosis Dan Nugget
Dream - Anak-anak dengan masalah ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) bukan hanya membutuhkan perawatan dan terapi khusus. Dalam hal menu makanan, ternyata ada beberapa makanan sebaiknya dihindari atau dikurangi.
Pada beberapa penelitian terungkap, pengaturan menu untuk anak ADHD bisa mengurangi risiko munculnya gejala. Anak ADHD ini biasanya cenderung hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Lalu apa saja makanan yang sebaiknya dihindari?
Makanan dengan pengawet
Makanan dan minuman kemasan yang mengandung pengawet, zat gurih, serta pewarna sebaiknya dihindari. Menurut penelitian, makanan-makanan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas anak-anak ADHD.
" Sebaiknya memang makanan berpengawet, makanan beku tak diberikan pada anak dengan ADHD. Jika memang terpaksa diberikan, coba seimbangkan dengan menu lain yang dibuat dari bahan segar alami," kata Margaret Burke, seorang pakar gizi, seperti dikutip dari Very Well.
Permen
Makanan dengan kadar gula tinggi seperti permen akan membuat level gula dalam darah meningkat dengan cepat. Dalam hal ini akan membuat anak jadi lebih berenergi dan cenderung sangat aktif hingga berlebihan dan sulit berkonsentrasi. Sebaiknya jangan terlalu sering memberikan permen atau pilih permen yang terbuat pemanis alami.
Cokelat
" Produk cokelat cenderung menggunakan kafein dan bahan pengawet yang cukup banyak. Bahan tersebut juga membuat anak dengan ADHD sulit fokus. Jika ingin memberikan pastikan porsinya tak terlalu banyak dan tidak setiap hari. Jangan juga diberikan ketika anak harus masuk kelas," ujar Burke.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari