5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Anak-anak Little Learners Tidur Di Luar
Dream - Sekumpulan anak-anak yang dititipkan di tempat penitipan anak bernama Little Learners, Perth, Australia, terlihat tidur dengan lelapnya. Bukan tidur di kamar yang hangat dalam area yang tertutup, tapi tidur di area halaman belakang.
Kasur-kasur dan bantal tampak sudah disiapkan untuk anak-anak yang rata-rata berusia balita tersebut. Ternyata, tidur siang di luar halaman, dengan beratap langit memang jadi kegiatan rutin dari Little Learners. Hal ini bukan tanpa alasan.
" Dari penelitian yang dilakukan banyak organisasi independen, tidur di luar ruangan membawa efek positif yang signifikan bagi kondisi kesehatan psikologis dan fisik anak. Antara lain, perkembangan tulang dan otaknya jadi lebih cepat berkembang, begitu juga kemampuan kognitif dan sosialnya. Anak yang sering tidur di luar juga memiliki perkembangan otak yang lebih baik," tulis keterangan resmi Little Learners dalam situsnya.
Anak-anak ini, menurut Ken Scott-Hamilton, kepala sekolah Little Learners, boleh memilih. Jika mereka ingin tidur di ruang tidur seperti biasa tidak masalah. Namun jika ingin tidur di halaman, makan sudah disiapkan kasur, bantal dan selimut. Anak-anak juga wajib menggunakan jaket agar tak kedinginan karena tiupan angin.
" Kami percaya tidur di luar mengurangi risiko virus tertular satu sama lain secara cepat pada anak-anak, dibandingkan ketika mereka tidur dalam ruangan. Di luar udara terus berganti, anak-anak mendapat udara segar. Mereka juga sangat menyukainya karena bisa sambil menikmati udara segar. Kami juga menerapkan ini denga pengawasan ketat dengan tenaga yang sudah terlatih," ujar Ken Scott-Hamilton.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?