Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Anak Jepang Konsumsi Makanan Sehat (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebuah penelitian terkait kesehatan di berbagai negara dunia yang dipublikasi dalam The Lancet mengungkap kondisi kesehatan anak-anak di Jepang. Ternyata anak-anak di negara matahari terbit termasuk yang paling sehat di dunia.
Mereka memiliki umur yang panjang dengan kesehatan fisik yang berkualitas tinggi. Rupanya hal tersebut berkaitan erat dengan kebiasaan makan sehari-hari mereka. Rumput laut, tahu, ikan, nasi berkualitas kaya gizi merupakan santapan sehari-hari warga Jepang.
Dikutip dari Japan Insides, keluarga di Jepang terbiasa mengonsumsi makanan rumahan yang dimasak dengan sepenuh hati serta diperhatikan betul kandungan nutrisinya. Untuk makanan pokoknya, anak-anak Jepang selalu makan beras khas Jepang yang warnanya kecokelatan.
Beras ini sangat kaya air dan mengembang saat dimasak. Kandungan nutrisinya sangat tinggi dan memenuhi kebutuhan kalori lebih optimal.
Menu sayuran pun langsung diolah dan menggunakan teknik khusus. Hal ini membuat sajian sayuran masih memiliki nutrisi yang tinggi saat dikonsumsi.
© Dream
Tak hanya itu, anak-anak di Jepang terbiasa makan dengan fokus. Di sekolah dasar, anak-anak makan bersama. Mereka menyiapkan area makan sendiri di kelas layaknya sebuah ruang makan raksasa.
Kebiasaan ini membuat anak-anak menikmati tiap suapan dan makan dengan kesadaran tinggi. Cara ini membuat mereka kenyang lebih lama dan merasa puas dengan apa yang dimakannya.
" Bangun kebiasaan fokus dan rileks saat makan. Hal ini membuat anak makan dengan nyaman. Tunjukkan pada anak kalau makan adalah hal menyenangkan dan rasa makanan yang disajikan begitu lezat," ujar Tomomi Takahashi dari Kaji Sakura Nursery School di Hokkaido.
Hal yang tak kalah penting adalah selalu sediakan waktu untuk makan bersama. Duduk bersama di meja makan dan menikmati serta bersyukur atas sajian yang ada. Bukan hanya membuat anak lebih sehat secara fisik tapi juga psikis.
Sumber: Japan Insides
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha