AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Anak Mengamuk (Foto: Shutterstock)
Dream - Mengasuh anak dengan kepribadian pemberontak mungkin agak sulit dilakukan bagi sebagian orangtua. Sifatnya yang penuh gejolak seringkali membuat orangtua kewalahan. Apalagi di saat ia sedang rewel.
Marah, mengamuk dan mengacak-acak rumah sangat lazim dilakukan oleh anak pemberontak. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk dapat mengatasinya. Tapi jangan khawatir dulu, bunda. Memiliki anak dengan sifat pemberontak patut untuk disyukuri.
Siapa sangka anak-anak pemberontak ini memiliki sisi positif yang tak diketahui banyak orang. Kadang kita memang harus memandang kepribadian anak dari dua sisi, bukan hanya yang buruk tapi juga sisi baiknya.
1. Otaknya terus bekerja dalam keadaan sehat
Sifat perlawanan anak menunjukan bahwa otaknya berada dalam keadaan sehat dan terus berkembang. Ia sedang mencoba untuk menguji batasan Anda untuk mengetahui bagaimana seharusnya ia bekerja. Anak juga akan mulai mengontrol emosi dan perasaannya.
2. Anda adalah bosnya
Sebagai orangtua, Anda memiliki wewenang untuk menetapkan kekuasaan. Perkuat batasan dan aturan. Kendati si kecil terus protes dan memberontak, jangan sampai Anda terbawa emosi hingga kemudian luluh dan mengalah. Tetaplah konsisten agar si kecil tahu batasannya.
3. Berpikir kreatif
Anak pemberontak cenderung memiliki segudang ide yang tidak dapat dibendung. Untuk itu, mereka harus melampiaskannya. Mereka akan membantah peraturan atau bahkan membuatnya sendiri. Suatu saat ketika ia sedang dihadapi dengan masalah, ia akan memutar otak untuk mencari jalan keluarnya sendiri.
4. Tahan tekanan dari teman sebaya
Jangan khawatir terhadap bullying. Anak pemberontak tidak takut untuk melawan orang yang menindasnya. Ia berani untuk berbicara apabila melihat tindak ketidakadilan.
5. Pemimpin sejati
Anak pemberontak sangat handal dalam memberi arahan kepada kelompoknya. Mereka merupakan calon pemimpin sejati. Mereka senang bekerja dalam sistem untuk menemukan hal baru bersama orang lain.
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli