Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Anak Bertengkar (Hello Doktor)
Dream - Tak semua anak bisa bersosialisasi dengan mudah dan berteman. Terutama jika anak jarang bermain dengan anak-anak seusianya dan lebih sering menghabiskan waktu dengan orang dewasa di rumah. Kemampuan sosialisasi ini memang perlu dicontohkan dan diajarkan secara rutin.
Untuk anak di bawah lima tahun, anak memang belum matang secara emosi dan saat bermain bersama teman seusianya mereka lebih sering bertengkar. Lalu untuk anak yang lebih besar, mereka perlu diajarkan untuk memulai pertemanan dengan baik.
Jennifer Kolari, seorang psikolog anak mengungkap, ada dua hal utama yang harus diketahui anak dalam menjaga pertemanan. Pertama, membuat pertemanan dan kedua merusak pertemanan.
"Contohkan pada anak, bertengkar akan membuatnya tak punya teman. Hal-hal yang ia lakukan, misalnya tak mau berbagi mainan atau menunggu giliran akan membuat suasana bermain jadi tidak enak. Ia pun bisa merusak pertemanan dan main sendirian," ujarnya.
Lalu misalnya anak bertengkar dengan temannya, jangan langsung memisahkan. Lihat dulu respons keduanya, kadang anak-anak punya cara sendiri untuk 'memperbaiki' hubungan. Mereka bisa dengan mudah melupakan pertengkaran dan beberapa saat kemudian bermain bersama lagi.
Jika Anda ingin mencontohkan untuk membuat hubungan pertemanan jadi baik lagi, bisa mengajarkannya kalimat-kalimat yang membuat pertemanan. Misalnya, "Aku suka main bubble-bubble, mau main bareng gak?", "Kamu mau biskuit punyaku?" dan kalimat lain yang bisa membuat suasana bermain kembali hangat.
"Buat juga permainan yang menuntut kerja sama dan kekompakan anak dan temannya. Misalnya mereka harus bekerja sama membawa balon-balon untuk dimasukkan ke dalam wadah. Sebaiknya, hindari membuat permainan yang kompetitif karena bisa dengan mudah memicu pertengkaran," kata Kolari.
Sumber: Todays Parent
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti