5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Operasi Caesar (Foto: Shutterstock)
Dream - Persalinan dengan prosedur operasi caesar tentunya dilakukan dengan pertimbangan medis yang sangat matang oleh dokter. Pasalnya operasi ini termasuk operasi besar dengan sederet risiko yang akan dihadapi pasien.
Salah satunya risiko infeksi dan bengkak pada luka bekas operasi. Dokter Priscilla, spesialis bedah plastik, mengungkap langkah-langkah penting untuk dilakukan di rumah dalam merawat luka operasi caesar.
Menurutnya selalu ikut anjuran dan instruksi dokter kandungan, karena mereka yang tahu kondisi detail pasien. Selama 48 jam setelah operasi memang tidak dianjurkan mandi, karena khawatir luka sayatan operasi terkena air meskipun telah ditutup.
" Pada umumnya tidak dianjurkan untuk mandi (dengan shower atau pun air mandi dari bak mandi) selama 24-48 jam setelah operasi, atau dokter akan memberi instruksi untuk menghindari balutan penutup luka operasi anda terkena air secara langsung," ungkap dr. Priscilla.
Setelah pulang ke rumah, pasien diperbolehkan untuk mandi dengan shower dengan catatan dapat menjaga luka operasi tetap kering. Namun tetap tidak diperbolehkan untuk berendam dalam bathub atau pun berenang hingga luka menutup sempurna umumnya setelah 3 minggu pasca operasi.
Apabila balutan penutup luka basah, kotor, atau tampak rembesan dari dalam luka, segera ganti. Bisa menghubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mengganti balutan luka atau atas seizin dokterdapat mengganti balutan sendiri di rumah.
Berikut panduan apabila hendak mengganti balutan sendiri di rumah. Pastikan segala bahan tersedia sebelum Anda mulai merawat luka operasi:
- Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun
- Gunakan sarung tangan bila menolong orang lain
- Lepas balutan lama
- Ganti sarung tangan steril
- Bersihkan dengan kasa steril, larutan garam fisiologis lalu keringkan
- Oleskan salep antibiotik
- Tutup dengan balutan tahan air atau tutup dengan kasa dan plester
- Segera hubungi dokter bila mengalami gejala seperti nyeri pada luka atau di sekitar luka bertambah, demam, luka memerah, bengkak dan teraba hangat, berbau, gatal atau muncul jerawat di sekitar luka
Saat luka belum kering, hindari mengangkat benda berat. Jangan menekan luka bekas operasi karena dapat menyebabkan luka operasi terbuka kembali. Selengkapnya baca di sini.
Sumber: Ivansini.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
