JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Anak Minum Susu (Foto: Shutterstock)
Dream - Berat badan berlebih atau obesitas bukan hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga anak-anak. Diperlukan perhatian orangtua untuk membuat menu harian anak menjadi lebih sehat agar berat badannya kembali dalam level normal.
Salah satu yang sering dilakukan orangtua adalah menghilangkan asupan susu dalam menu harian anak. Sebenarnya cara ini kurang tepat. Anak tetap boleh minum susu tapi dengan takaran yang pas dan tidak berlebihan.
Cari juga susu yang memiliki rasa asli dan bukan dengan perasa yang cenderung berkadar gula tinggi. Hindari memberikan susu rasa cokelat atau stroberi.
" Obesitas tidak menjadi alasan untuk tidak minum susu. Susu merupakan bagian dari pola makan sehat. Jadi, harus tetap dikonsumsi dengan takaran yang cukup," ujar Matthew Lantz Blaylock, seorang pakar nutrisi saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Untuk menjaga nutrisi sekaligus jaga berat badan, pilihlah susu cair. Susu ini memiliki kalori yang lebih sedikit daripada jenis susu lainnya.
" Susu cair memiliki nutrisi paling banyak, apalagi susu UHT. Jadi, konsumsi skimmed milk cair yang sudah dihilangkan lemaknya. Sehingga, kalorinya lebih sedikit daripada full cream atau fresh milk," imbuhnya.
Daripada menghindari susu, lebih baik mengurangi asupan makanan tidak sehat dan membuat menu sehat harian. " Obesitas disebabkan karena kelebihan kalori. Jadi, tetap penuhi asupan nutrisi dari pola makan sehat, hindari makanan olahan dan beralih ke makanan yang sehat dan segar," kata Blaylock.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
