AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Anak Belajar Puasa (Foto: Shutterstock)
Dream - Ramadan jadi momen penting bagi para orangtua untuk mengajarkan ketaatan sebagai muslim kepada buah hati tercinta. Bagi yang masih memiliki anak usia balita hingga 6 tahun, dianjurkan untuk mulai melatihnya berpuasa.
Tak perlu dari subuh hingga magrib. Bisa dimulai dari mengajaknya menahan lapar dan haus hingga pukul 12 siang. Jangan lupa untuk menjelaskan kepada si kecil mengapa setiap Ramadan sebagai umat muslim kita wajib berpuasa.
Hal tersebut karena perintah Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 183. Tertulis " Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa" .
Mulailah dari menjelaskan kalau puasa adalah perintah Allah SWT agar kita semakin menjadi pribadi yang baik. Sebagai tanda keimanan kepada-Nya, karena saat berpuasa kita dilatih untuk menahan amarah, nafsu dan hal buruk dan lebih giat untuk beribadah.
Bukan hanya untuk mengejar pahala tetapi juga menjadi umat dan seorang muslim/muslimah yang lebih baik. Buah hati biasanya penuh rasa penasaran.
Akan muncul dengan pertanyaan, mengapa harus menahan lapar dan haus selama seharian?
Jelaskan padanya, makna dari menahan haus dan lapar adalah agar kita merasakan juga apa yang dirasakan kaum fakir. Bagaimana sulitnya saat kelaparan kekurangan makan, lalu hausnya saat tak ada air serta kesulitan kaum yang kurang beruntung. Hal ini agar kita menjadi manusia yang lebih bersyukur.
Ajak juga anak untuk berbagi rezeki pada mereka yang kurang beruntung. Membuat makanan ringan untuk dibagikan, berbuka puasa bersama anak-anak yatim atau hal lain yang mengajarkannya berbagi dengan orang lain.
Ramadan pasti akan jadi pembelajaran penuh makna bagi si kecil.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli