Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi
Dream - Anda mungkin tidak tahan membayangkan anak melakukan kesalahan saat menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Bisa juga dilanda kecemasan karena takut anak mengambil keputusan yang salah dan berdampak buruk padanya.
Kecemasan tersebut seringkali membuat orangtua jadi selalu memegang kendali dan cenderung gila kontrol. Hal ini mungkin dianggap wajar tapi justru menyimpan 'bom waktu' yang sewaktu-waktu bisa meledak.
1. Anak jadi pemberontak
Anak-anak membutuhkan tingkat kebebasan tertentu. Jika Anda mencoba mengendalikan setiap aspek kehidupan mereka, mereka akan memberontak. Anak-anak dan remaja sebenarnya membutuhkan beberapa petunjuk, efek dan sebab akibat dari apapun keputusannya. Mencoba mengendalikan setiap aspek kehidupan anak justru bisa jadi bumerang.
2. Tidak mengerti sebab akibat
Jika Anda selalu berusaha mengendalikan semua hal yang dilakukan anak Anda, dia akan kehilangan kesempatan untuk belajar dari konsekuensi atau sebab akibat. Misalnya ketika mereka menolak disuruh sarapan lalu kemudian di perjalanan panjang macet dan tak ada makanan. Dengan pengalaman pahit justru anak jadi semakin belajar. Biarkan anak-anak menghadapi konsekuensi dari keputusannya. Itu berarti Anda harus mentolerir ketika anak melakukan kesalahan atau melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
3. Kreativitasnya tak berkembang
Orang yang gila kontrol ingin semuanya terkendali seperti mengirim pesan, " hanya ada satu cara yang benar untuk melakukan ini, dan itulah caranya" . Padahal masih banyak cara lain melakukannya dan itu menuntut pikiran yang kreatif. Bayangkan jika Anda sebagai orangtua selalu menentukan langkah yang diambil anak. Ia akan terbiasa 'disuapi' dan tak bisa membuat keputusan sendiri.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol