Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak orang beranggapan kalau penyakit jantung hanya dialami para orang lanjut usia. Sebenarnya, anak-anak juga bisa mengalami bahkan sejak dalam kandungan. Penyakit tersebut dikenal dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB).
PJB adalah penyakit kelainan struktural serta fungsi jantung dan pembuluh darah besar yang dialami sejak lahir. Penyebab penyakit ini yaitu gagalnya perkembangan struktur jantung yang terjadi pada fase awal trimester pertama kehamilan.
Untuk di Indonesia sendiri, diketahui dari 1.000 kelahiran yang hidup, ditemui sembilan diantaranya mengidap PJB. Pada 2015, tercatat 40.000 bayi lahir dengan PJB.
Penyakit ini dapat terjadi oleh beberapa faktor, yaitu genetik, infeksi, gaya hidup, dan lingkungan.
" Infeksi sepeti rubella dan toksoplasma bisa memicu PJB. Untuk gaya hidup, misalnya ibu hamil yang merokok dan mengonsumsi alkohol. Lingkungan, seperti terkena banyak polusi dan radiasi," ujar dr. Oktavia Lilyasari, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah saat ditemui di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Jumat 20 April 2018.
Konsumsi obat tertentu saat hamil juga bisa memicu terjadinya PJB. Untuk itu saat hamil sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter jika ingin mengonsumsi obat tertentu.
" Berkonsultasilah ke dokter kandungan untuk mengetahui obat apa saja yang aman saat kehamilan. Karena dari obat pun bisa menyebabkan PJB," ungkap dr. Oktavia.
Penyakit jantung bawaan pada anak memiliki gejala yang sangat khas. Yaitu munculnya kebiruan di sekitar wajah, bibir dan clubbing finger atau kondisi menggembung pada daerah kuku.
" Untuk mengetahui diagnosis PJB sendiri perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan seperti wawancara medis, pemeriksaan fisik, rontgen, dan elektrokardiografi. Tugas kita semua untuk mengedukasi mereka yang belum paham tentang PJB," kata dr. Oktavia.
Laporan Dina Nazhifah
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi