Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak orangtua baru yang merasa khawatir saat melihat kepala bayi mereka basah penuh keringat. Pasalnya, bayi belum terlalu banyak bergerak dan diletakkan di ruangan yang sejuk.
Memang, masalah pernapasan akut kerap membuat bayi berkeringat. Namun tak semua bayi yang berkeringat mengalami gangguan kesehatan. Empat hal ini bisa jadi penyebabnya.
1. Suhu tubuh bayi
Saat kepala bayi terasa panas dibandingkan bagian tubuh lainnya, ini merupakan hal umum yang banyak terjadi. Jika ingin memeriksa suhu tubuhnya, periksalah di pipi atau di bawah dagu. Cara ini memberikan penilaian suhu tubuh yang jauh lebih akurat. Gunakan termometer agar pengukuran lebih tepat.
2. Kelenjar aktif
Seorang bayi yang baru lahir tidak memiliki kelenjar keringat aktif kecuali yang ada di kepalanya. Maka dari itu, hanya kepala yang berkeringat, bagian tubuh lainnya tidak. Jadi, bila kepala bayi berkeringat itu artinya ia merasa panas.
3. Berkeringat di malam hari
Saat tidur, bayi tidak akan banyak bergerak seperti orang dewasa. Jadi, kepala mereka berada di posisi yang sama dalam waktu lama. Hal ini menyebabkan pemanasan kepala secara berlebihan dan keringat di malam hari. Bisa juga karena bayi terlalu lama dibedong.
Jangan biarkan bayi terlalu panas sampai berkeringat berlebihan. Pasalnya hal ini dapat menyebabkan sindrom kematian bayi mendadak.
4. Berkeringat saat menyusu
Saat menyusui, kebanyakan ibu lebih suka posisi duduk. Hal ini mengharuskan ibu memegang kepala bayi secara terus-menerus dalam posisi yang sama. Telapak tangan ibu memberikan rasa hangat di kepala bayi, dan itulah sebabnya kepala bayi mungkin berkeringat saat menyusui.
Jika kepala bayi berkeringat sepanjang waktu, apalagi disertai perubahan warna di bibir seperti biru, segera konsultasikan ke dokter anak.
Laporan Mega Rasmiyati/ Boldsky
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya