Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Bayi Menangis (Foto: Shutterstock)
Dream - Kebiasaan tidur bayi yang tak stabil seringkali membuat orangtua harus terjaga. Ada kalanya bayi tidur sepanjang malam. Bangun hanya untuk menyusu kemudian kembali terlelap.
Pada beberapa waktu, bayi terjaga dan malah cenderung rewel. Kondisi ini bakal sering terjadi saat bayi memasuki usia 4 bulan, atau dikenal dengan “ four-month sleep regression”.
" Secara medis memang kondisi tersebut tak ada penjelasan ilmiah. Bayi yang sudah memiliki jam tidur teratur tetapi saat usia 4 bulan malah kerap terbangun dan rewel.
Hal ini bisa jadi ada masalah kesehatan atau mereka sedang mengalami lompatan perkembangan yang pesat," ujar dr. Shalini Paruthi, medical co-director of the St. Luke’s Sleep Medicine and Research Center.
Para ahli perkembangan anak mengungkap kalau sering terbangunnya bayi usia 4 bulan saat tersebut karena mereka mengalami perkembangan pertumbuhan yang signifikan. Membutuhkan lebih banyak asupan ASI atau susu. Banyak juga yang mengstilahkannya sebagai 'growth spurt'.
Rasa haus jadi lebih sering, bayi juga kerap mengalami rasa tak nyaman pada tubuhnya. Tak heran kalau mereka kerap kali terbangun dan meminta susu. Biasanya, di usia tersebut pertambahan berat badannya juga naik.
" Bayi juga beradaptasi lagi dengan jam tidurnya. Kemampuan motorik dan kognitifnya semakin baik, semua terjadi pada waktu yang sama," ujar dr. Ann Halbower, seorang dokter anak dari Children’s Hospital Colorado.
Untuk itu, jangan kaget jika saat usia 4 bulan si kecil akan kerap kali terbangun tengah malam. Untuk meredakan rasa tak nyamannya, susui lebih sering. Berikan pijatan lembut agar ia merasa lebih tenang dan kembali tidur.
Sumber: Huffington
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

