Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Dream - Berjam-jam menghabiskan waktu di meja belajarnya mengerjakan pekerjaan rumah. Anak bahkan sampai terkantuk-kantuk dan tak cukup istirahat. Dalam mengatur waktu dan kegiatan, anak-anak memang perlu dibantu.
Kadang mereka terlalu asyik bermain atau malah kurang bersosialisasi. Lalu berapa durasi ideal anak bermain di luar rumah, beraktivitas fisik, dan mengerjakan PR? Ketahui detailnya.
1. Mengerjakan PR
Secara umum, mengerjakan pekerjaan rumah untuk anak sekolah dasar (SD) idealnya adalah 10 menit per tingkatan kelas. Untuk proses awal, mungkin anak butuh pendampingan agar berkonsentrasi mengerjakannya sehingga lebih efektif. Tapi yang tak kalah penting adalah mengajarkannya bertanggung jawab atas tugas-tugas di sekolah. Sehingga ia mandiri dan berinisiatif saat mengerjakan PR.
2. Aktivitas fisik
Berdasarkan American Association of Pediatrics, anak sebaiknya melakukan aktivitas fisik 60 menit setiap harinya. Aktivitas fisik ini bisa berupa permainan yang merangsang pergerakan fisik atau olahraga tertentu seperti futsal, basket atau berenang. Dengan melakukannya setiap hari, jantung anak jadi lebih sehat dan tak mudah lelah.
3. Berada di luar ruangan
Saat ini anak cenderung lebih suka menghabiskan waktunya di dalam ruangan, baik menonton televisi atau bermain gadget. Padahal mereka juga butuh bermain di luar ruangan. Hal ini sangat penting untuk kesehatan matanya. Main di luar rumah juga bisa mengurangi risiko anak mengalami stres atau depresi. Dokter anak merekomendasikan anak sebaiknya menghabiskan waktu di luar ruangan dan bersentuhan dengan alam 60 menit sehari.
Sumber: Very Well
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun