JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Boneka jadi salah satu mainan favorit anak-anak. Bentuknya lucu, dengan warna menarik serta bertekstur lembut. Jenis pun beragam, ada yang menyerupai tokoh tertentu, binatang atau berbentuk unik.
Saat bermain boneka, anak-anak kerap memperlakukannya seperti makhluk hidup. Membuat situasi tertentu, membuat percakapan dan yang terpenting, membuat anak-anak belajar. Hal ini mungkin sering tak disadari.
" Saat bermain boneka, anak seperti menciptakan skenario di pikirannya pada kehidupan nyata. Hal ini akan sangat melibatkan kemampuan kognitif dan emosinya. Anak mungkin mempraktikkan empati ketika menjadi dokter-dokteran yang merawat sesosok binatang yang terluka," kata Stephanie Brown, seorang terapis anak, seperti dikutip dari VeryWell.
Tidak heran jika terapis anak sering menggunakan boneka ketika melakukan terapi. Duduk dan melihat anak bermain akan membuat kita tahu apa emosi yang sedang dirasakan, bagaimana imajinasi dan pemikirannya berkembang.
Selain psikologi, boneka dan figur memungkinkan anak untuk menciptakan dunia apa pun yang diinginkannya saat itu.
Balita suka segala macam boneka dan tokoh. Sebaiknya pilih yang tidak berbaterai. Bermainlah bersama anak dan biarkan ia mengatur semuanya.
" Boneka dan figur juga membantu balita, baik lelaki maupun wanita, keterampilan memecahkan masalah dan kehidupan nyata dengan cara yang aman dan menyenangkan. Terutama jika orangtua ikut bermain dengannya," kata Brown.
Sedih, senang, marah, kesal dan berbagai emosi bisa diperlihatkan melalui permainan boneka. Dengan begitu anak terbiasa menyampaikan emosinya dengan baik. Jadi, ikutlah bermain boneka bersama buah hati.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
