5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memiliki bayi berarti harus selalu siap membersihkan noda-noda membandel yang tak bisa dibersihan dengan cara biasa. Bayi memang selalu bergerak kemana pun.
Seringkali tumpahan makanan, minuman atau muntahannya mengotori pakaian serta karpet.
Apa saja sumber noda membandel yang biasanya muncul karena aktivitas bayi? Yuk cari tahu dan tentunya cara membersihkan secara efektif.
Muntahan
Katup lambung bayi belum terbentuk sempurna. Tak heran kalau mereka seringkali muntah atau gumoh yang sulit dibersihkan. Terutama menghilangkan aromanya yang sangat tidak sedap.
Caranya membersihkannya, dengan menggunakan tisu, angkat muntahan. Lalu sikat dengan sikat bulu kaku. Tuang baking soda pada area bahan yang terkena muntahan. Diamkan selama 5 menit kemudian kucek menggunakan sabun. Setelah itu bilas dengan air dan masukkan ke mesin cuci.
Makanan bayi
Tumpahan makanan bayi ke karpet atau pakaian memang sangat mengesalkan. Teksturnya yang lengket, berarti harus dibersihkan segera. Caranya adalah angkat tumpahan makanan kemudian siram di bawah air mengalis.
Oleskan deterjen penghilang noda di area yang kotor. Diamkan selama 15 menit kemudias kucek seperti biasa. Kuncinya jangan dibiarkan terlalu lama, karena akan mengering dan makin sulit dibersihkan.
Baby oil
Noda karena baby oil memang sangat membekas jika hanya dicuci biasa. Terutama jika menodai seprai. Jika baby oil tumpah ke bahan kain, taburi dulu sedikit bedak bayi. Diamkan selama 5 menit sampai bedak menyerap minyak. Lalu angkat minyak tersebut yang telah tersebut kemudian cuci bahan seperti biasa.
Urine dan feses
Membersihkan ompol bayi juga perlu tenaga ekstra karena jika dicuci biasa, aromanya akan tetap menempel bahkan 'menular' ke pakaian lain. Untuk bekas ompol, pastikan jangan mencampurnya dengan pakaian lain. Bilas dulu selama beberapa kali, minimal 4 kali. Setelah itu rendam dengan sabun dan air hangat, baru kemudian cuci seperti biasa.
Begitu juga jika terkena feses. Noda yang membandel bisa dibersihkan menggunakan baking soda atau lemon. Buang dulu kotoran yang menempel. Untuk noda taruh baking soda atau lemon kemudian kucek, lalu rendam dengan deterjen dan air hangat selama 30 menit. Setelah itu cuci seperti biasa.
Sumber: PureWow
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
