5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Anak Mengerjakan Pekerjaan Rumah (Foto: Shutterstock)
Dream - Salah satu cara untuk mengajarkan anak untuk bertanggung jawab adalah melatihnya mengerjakan pekerjaan rumah. Mulai dari membereskan kamarnya sendiri, mencuci piring, menyiapkan makanan atau menyapu halaman.
Memberikannya tugas untuk membersihkan dan membereskan rumah sangat penting sebagai modal keterampilan hidup. Tapi seringkali anak tak bisa menyelesaikan dengan baik. Pada
awal diajarkan atau pada anak usia balita memang belum bisa mengerjakan pekerjaan rumah dengan baik.
Tapi untuk anak yang sudah berusia 6 tahun ke atas, sebaiknya pekerjaan rumah tangga sudah jadi kesehariannya. Lalu bagaimana agar anak bisa melakukan dan menyelesaikannya dengan
baik? Langkah pertama adalah menjelaskan alasan utama mengapa anak harus mengerjakan pekerjaan rumah.
" Ungkapkan padanya kalau rumah adalah tempat tinggal yang harus dijaga agar tidak kotor dan jadi tempat tinggal yang nyaman. Begitu juga kebutuhan lain seperti baju yang bersih,
makanan yang tersaji tak muncul begitu saja. Ada orang yang 'bekerja' agar semuanya ada. Dengan begini anak akan lebih mengerti dan menghargai orang lain," ujar Lely Rania, seorang
psikolog, seperti dikutip dari KidSpot.
Hal selanjutnya adalah libatkan anak dengan berbagai pekerjaan rumah. Nantinya ia akan punya 'pekerjaan' favorit, bisa membantu memasak, menyiapkan piring, menata rumah atau
menjemur pakaian. Setelah ia punya aktivitas favorit, biasanya anak akan lebih rajin dan mengerjakan pekerjaan tersebut dengan baik.
" Anda juga bisa membentuk kerja tim jika anak belum bisa sepenuhnya bertanggung jawab. Ajarkan trik-trik khusus dan seru agar pekerjaan di rumah cepat selesai, anak biasanya akan tertarik," ujar Rania.
Apabila anak berhasil mengerjakan pekerjaan yang diberikan dengan baik, jangan segan untuk memujinya. Memberinya hadiah atau membuat tanda bintang khusus untuk anak merupakan penghargaan penting yang akan sangat menyenangkannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?