Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memiliki anak dengan kemampuan akademik yang baik serta berprestasi di sekolah tentu sebuah kebanggaan bagi orangtua. Demi mewujudkan hal tersebut, anak pun disekolahkan di sekolah terbaik, didaftarkan les serta aktivitas lain yang bisa menunjang pendidikannya.
Setiap hari kita sebagai orangtua juga terus mengingatkannya untuk belajar dan sekolah dengan rajin. Hal ini semata-mata agar buah hati memiliki kepintaran yang mumpuni sebagai bekal masa depannya.
Ternyata, untuk membuat anak menjadi pintar bukan cuma sekolah, les dan belajar. Ada hal lain yang sebenarnya sangat penting dilakukan untuk meningkatkan level intelektualitas buah
hati. Apa saja?
- Musik
Dari banyak penelitian, musik diketahui berdampak positif bagi perkembangan otak anak. Lantunan musik yang bisa mengaktifkan neuron-neuron di otak anak. Sebuah penelitian dari tim Northwestern University, Amerika Serikat membandingkan IQ ( intelligence quotient) anak-anak yang masuk grup musik dan tidak.
Hasilnya, anak-anak yang mengikuti grup musik memiliki level IQ lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengikuti grup musik. Latihan musik sebenarnya membantu
menyeimbangkan kerja otak anak. Sangat disarankan untuk memberikan les alat musik pada anak-anak, terutama yang mereka sukai.
- Olahraga
Anak-anak yang aktif secara fisik, cenderung lebih menyerap ilmu dan hal baru secara cepat. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian di Jerman yang menemukan kalau anak bisa belajar
kata-kata baru lebih cepat 20 persen setelah berolahraga.
Jadi, jangan biarkan anak selalu berkutat dengan buku-buku pelajar juga. Dorong mereka untuk aktif secara fisik. Jika anak tak suka musik, bisa tawarkan aktivitas olahraga yang juga sangat
bagus untuk perkembangan otak dan fisiknya.
Bisa berenang, futsal, senam lantai, atau mungkin les tari. Penting untuk membuat anak-anak melakukan aktivitas fisik secara rutin. Ternyata olahraga bukan hanya berdampak positif bagi
kesehatan fisiknya, tapi juga perkembangan otak, kesehatan mental, serta kepercayaan dirinya.
- Membaca bersama
Mendongeng jadi salah satu aktivitas jelang tidur yang sering dilakukan orangtua. Orangtua membacakan dongeng sementara anak diam mendengarkan. Sebenarnya, ada cara yang lebih
baik saat mendongeng, yaitu membaca bersama.
Pasalnya menurut penelitian, membaca bersama dengan suara kencang dengan memperhatikan kata tiap kata akan meningkatkan kemampuan membaca anak. Terutama pada anak-anak
balita yang sedang mengembangkan kemampuan mengenali huruf dan bunyi. Jadi saat membaca buku untuknya, bacakan dengan jelas dan libatkan si kecil.
Sumber: Times
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari