Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Ilustrasi
Dream - Anak-anak usia sekolah dasar atau balita, suka sekali menikmati camilan. Terutama mereka yang sangat aktif dan suka menikmati makanan ringan di antara jam makan utama. Camilan ini membuat anak-anak merasa kenyang dan bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya.
Dalam memilih camilan, orangtua tentu harus cermat dan selektif. Jangan sampai camilan membuat si kecil malah mengabaikan makanan utama atau malah merusak jam tidurnya. Beberapa camilan diketahui bisa membuat anak terjaga lebih lama.
Hal ini berdampak pada penurunan kualitas dan jumlah jam tidur. Saat bangun, bukan malah terlihat segar. Anak malah terlihat mengantuk dan tak bergairan. Hati-hati dengan camilan
berikut karena bisa merusak kualitas tidur si kecil.
Kafein
Mungkin Anda tak memberikan kopi, tapi kafein banyak bentuknya dan bisa didapatkan dari camilan-camilan si kecil. Bisa dari cokelat, teh, es krim atau kue. Jika memberikan makanan dalam kemasan untuk anak, lihat dulu informasi gizinya. Apabila terdapat kafein di dalamnya, pastikan si kecil tak terlalu banyak mengonsumsinya.
Keripik
Makanan renyah seperti keripik kentang, keripik atau yang digoreng dengan banyak minyak, menurut penelitian bisa mengurangi kualitas tidur. Hindari memberikan makanan-makanan ini sebelum jam tidur. Sebagai alternatif bisa sediakan biskuit cracker tawar untuknya.
Pemicu kortisol
Makanan kaya karbohidrat dan gula akan meningkatkan level kortisol dalam tubuh, dan memicu stres. Pada anak-anak mengonsumsi terlalu banyak makanan tersebut bisa membuatnya jadi lebih rewel. Biasanya makanan kaya gula dan karbohidrat banyak terdapat pada donat manis, kue penuh krim atau biskuit lapis gula dan makanan cepat saji. Jangan berikan makanan-makanan tersebut pada si kecil jelang tidur.
Sumber: Fatherly
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia