Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Berikan Instruksi Detail Pada Buah Hati (Foto: Shutterstock)
Dream - Daya ingat jadi salah satu aspek penting dalam perkembangan anak. Dengan memiliki memori yang kuat anak akan lebih mudah menyerap apa yang dipelajari dan dilihatnya sehari-hari.
Bagi Sahabat Dream yang memiliki balita, cobalah terapkan kebiasaan yang bisa meningkatkan kemampuan daya ingatnya. Salah satu caranya lewat permainan. Ajak si kecil bermain bola-bola warna dan mintalah ia mengingat warna-warna yang ada.
Ambil satu bola warna dan tanyakan padanya, warna apa yang hilang. Anak akan berusaha konsentrasi dan mengingat-ingat bola yang tidak ada.
" Konsentrasi dan fokus adalah salah satu cara meningkatkan daya ingat. Banyak sekali permainan seru yang bisa membuat anak jadi konsentrasi, carilah yang menyenangkan untuknya," ujar Simon Lanwell, seorang terapis anak.
Cara lainnya adalah selalu bertanya aktivitas anak secara detail. Misalnya saat ia sekolah dan kembali ke rumah, tanyakan siapa temannya yang tidak masuk. Jika anak pergi bersama kakek neneknya, minta ia menceritakan secara detail bermain apa saja dan apa yang dimakannya.
" Menanyakan lagi aktivitas anak bukan hanya membuat hubungan orangtua dan anak kian dekat tapi juga merangsang daya ingatnya," kata Lanwell.
Hal yang juga membantu daya ingatnya memberi anak tugas rumah tangga. Seperti, minta tolong si kecil untuk mengambil tumpukan pakaian kotor dan menaruhnya di mesin cuci, lalu cuci tangan. Bisa juga memintanya mengambil 1 atau 3 barang di meja.
" Cara ini melatih anak memahami instruksi, mengingat dan melaksanakannya. Sebagai langkah awal berikan instruksi sederhana, jika anak sudah bisa memahami, coba berikan instruksi yang lebih rumit," ungkap Lanwell.
Sumber: Parents
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang