Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Ilustrasi
Dream - Kini banyak sekali sekolah untuk bayi-bayi dan anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun. Anak bukan hanya belajar keterampilan hidup tapi juga diajarkan bahasa asing dan keterampilan lainnya.
Sebenarnya kunci anak-anak belajar adalah dengan memberinya stimulasi yang tepat. Jika Anda termasuk orangtua yang tak mau memasukkan anak balita ke sekolah, melalui kebiasaan sehari-hari pun si kecil bisa belajar banyak.
Ketika ia di dapur membantu memasak, ketika anak menemani ayahnya di parkiran, ketika bermain air dan masih banyak lagi. Ingin tahu triknya agar si kecil bisa belajar banyak lewat aktivitas sehari-hari dan saat bermain?
Masak di dapur
Untuk memasak, tentu butuh takaran tepat. Memasak sop misalnya, Anda membutuhkan 5 batang wortel, 3 buah kentang, 3 batang daun bawang. Mintalah si kecil mengambilnya dan menghitungnya. Dengan cara ini dia bisa belajar menghitung dan cenderung lebih mudah mengerti dibandingkan belajar dalam kelas karena mempraktekkan secara langsung.
Main di taman
Saat main di taman atau sekitar rumah bisa mengenal berbagai bentuk. Ada bentuk lingkaran, persegi panjang, persegi, segitiga. Pintu rumah misalnya yang berbentuk persegi panjang. Lalu ada juga bola yang berbentuk lingkaran dan bentuk-bentuk lainnya. Tunjuk sebuah benda dan minta si kecil menyebutkan bentuknya.
Main air
Kumpulkan gelas-gelas plastik dan biarkan si kecil menumpuknya. Minta ia menyebutkan warna tiap gelas dan bahas Inggrisnya. Isi juga dengan air, pasti akan lebih menyenangkan. Anak-anak biasanya malah lebih cepat mengerti apa yang diajarkan jika dicontohkan lewat aktivitas sehari-hari.
Sumber: KidSpot
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram