Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Proses Persalinan ( Sumber: British Library Royal 17 F II Via SarahPeverley.com)
Dream - Proses persalinan ribuan tahun lalu, jika dibandingkan dengan masa sekarang, tentunya sangat berbeda. Saat ini para ibu cenderung menjalani persalinan dengan cara berbaring.
Sebelumnya menurut laporan Profesor Lauren Dundes yang dipublikasi dalam American Journal of Public Health, berbaring bukan posisi satu-satunya yang harus dilakukan perempuan saat melahirkan. Saat kontraksi datang, banyak posisi yang bisa dicoba untuk melahirkan, yaitu berdiri, duduk bahkan jongkok.
Dalam sebuah ukiran kuno, terlihat Cleopatra seorang Ratu Mesir berlutut saat melahirkan sambil ditemani 5 orang. Dari situ diketahui kalau ribuan tahun lalu para perempuan tak melahirkan dengan posisi berbaring yang lazim dilakukan saat ini.
Lalu apa yang membuat posisi melahirkan dengan berbaring jadi begitu populer? Bahkan disebut sebuah posisi yang termasuk 'baru' dalam persalinan.
Rupanya hal ini karena campur tangan Raja Louis XIV, yang memerintah Kerajaan Prancis dari tahun 643 hingga 1715. Sang Raja memegang peranan penting dalam menemukan posisi persalinan ini dan mempopulerkannya dengan alasan yang boleh dibilang sangat aneh.
© Dream
Menurut beberapa literatur, Raja Louis XIV sangat suka melihat proses persalinan anak-anaknya. Total ia memiliki 22 anak dari permaisuri dan selir-selirnya.
Menurut Lauren yang merupakan profesor Sosiologi, sang Raja tak bisa melihat persalinan anaknya jika sang istri dalam posisi duduk atau pun berdiri.
" Raja Louis XIV menjadi frustrasi dengan pandangan yang tidak jelas ketika istrinya melahirkan di bangku persalinan. Ia pun meminta agar persalinan dilakukan secara berbaring agar ia bisa melihat tiap prosesnya," tulis Dundes dalam American Journal of Public Health.
Sejak itu, seluruh selir dan permaisuri yang melahirkan pun memposisikan dirinya dengan berbaring. Tak diketahui apakah aturan ini juga dibuat untuk rakyat jelata. Tapi memang kalangan biasa akhir mengikuti kebiasaan kerajaan.
Bahkan posisi melahirkan dengan cara berbaring sampai saat ini terus dilakukan. Menurut kalangan medis, dalam posisi tersebut memang ibu dan janin lebih mudah dipantau kondisinya.
Sumber: Now to Love
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?